Wartaniaga.com, Banjarbaru – Senyum dan keceriaan anak-anak menjadi perhatian khusus Walikota Banjarbaru sekaligus Bunda PAUD, Hj Erna Lisa Halaby.
Bukan sekadar melihat anak-anak bermain dan belajar, Bunda Lisa ingin memastikan setiap anak tumbuh sehat, mendapatkan asupan gizi yang cukup, sekaligus memiliki ruang untuk berkembang dan mengekspresikan dirinya.
Perhatian itu ditunjukkannya saat melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pendidikan Kelompok Belajar (KB) Cita Anak Bangsa, Jalan H Mistar Cokrokusumo Nomor 21, Kecamatan Cempaka, Jumat (18/9).
Dalam kunjungan tersebut, Bunda Lisa meninjau langsung kegiatan pengukuran tinggi badan, berat badan dan lingkar kepala anak. Pengukuran tersebut menjadi bagian penting dalam memantau tumbuh kembang anak secara berkala, sekaligus mendeteksi lebih dini apabila terdapat kondisi yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut.

Bagi Bunda Lisa, memastikan anak tumbuh optimal bukan hanya tugas sekolah, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah, pendidik dan keluarga.
Ia berharap anak-anak Banjarbaru tidak hanya tumbuh sehat secara fisik, tetapi juga berkembang menjadi pribadi yang cerdas, bahagia dan percaya diri.
“Ulun berharap di jenjang tingkat pendidikan TK ini tidak ada lagi pemberian pelajaran langsung diberikan, tetapi ini adalah tahap untuk memberikan anak bebas untuk berekspresi dulu. Buat mereka happy tapi tetap diawasi, dikontrol, dipantau,” ujarnya.
Bunda Lisa juga menegaskan komitmennya terhadap perlindungan anak serta perhatian kepada para guru PAUD yang menjadi garda terdepan dalam mendampingi anak-anak melewati masa emas pertumbuhan mereka.
Ia meminta bangunan PAUD maupun TK yang membutuhkan perbaikan atau renovasi segera didata dan dicatat agar dapat menjadi perhatian untuk penanganan lebih lanjut.
Di hadapan para pendidik, Bunda Lisa menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan ketabahan guru-guru PAUD dalam mendampingi anak-anak.
“Ulun sangat mengapresiasi kepada guru-guru PAUD yang sudah bersabar dan sudah sabar menghadapi anak-anak kita, untuk sudah tabah menghadapi dan memberikan pelajaran buat anak-anak,” ucapnya.
Pastikan MBG Berkualitas
Kunjungan Bunda PAUD kemudian berlanjut ke TK Negeri Pembina Cempaka, Kompleks Cempaka Sari Jalur 17 C, RT 44 Nomor 173.
Di sekolah tersebut, Bunda Lisa meninjau pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Ia melihat langsung makanan yang disajikan sekaligus memastikan aspek kebersihan, kualitas gizi dan higienitas tetap menjadi perhatian.
Bunda Lisa mengimbau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar selalu memberikan makanan dengan kualitas terbaik bagi anak-anak.
Menurutnya, setiap makanan yang diberikan harus memperhatikan kualitas bahan, kebersihan, kandungan gizi dan keamanan pangan. Sebab, asupan yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Tidak berhenti pada peninjauan, Bunda Lisa bahkan turut mencicipi dan makan bersama anak-anak.
Momen sederhana itu menjadi gambaran kedekatan seorang pemimpin dengan anak-anak. Di tengah suasana makan bersama, Bunda Lisa dapat melihat secara langsung makanan yang disantap anak sekaligus merasakan pengalaman yang sama dengan mereka.
Ia menegaskan, MBG merupakan program tambahan dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak. Namun, kebutuhan gizi utama tetap harus dibangun dari lingkungan keluarga melalui pola makan yang sehat dan seimbang.
“Selain pemenuhan gizi utama tetap dimulai dari lingkungan keluarga, ulun menekankan MBG ini juga merupakan program untuk menambahan pemenuhan gizi kepada anak-anak agar terhindar dari stunting,” katanya.
Kepada anak-anak, Bunda Lisa juga berpesan agar tidak melupakan buah dan sayur dalam menu sehari-hari.
“Jangan lupa anak-anak harus rajin makan sayur dan buah ya, supaya tumbuh sehat, kuat dan makin pintar. Dan lebih penting agar anak-anak terhindar dari stunting,” ungkapnya.
Kunjungan tersebut menjadi pengingat bahwa membangun masa depan Banjarbaru tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar.
Ia dapat dimulai dari hal-hal sederhana: mengukur pertumbuhan anak, memastikan makanan yang mereka santap bergizi, mendengarkan suara mereka, serta memberi ruang agar mereka tumbuh dengan bahagia.
Sebab, di balik setiap anak yang sehat dan ceria, ada harapan besar tentang masa depan Banjarbaru.
Editor : Eddy Dharmawan



















