Wartaniaga.com, Banjarbaru – Pada press conference Kemenkes pada tanggal 16 September 2022 kemaren disampaikan 6 ringkasan kebijakan singkat WHO dalam rangka mengakhiri Pandemi Covid-19 di dunia sebagai langkah setiap negara dan panduan kesehatan dunia.
Demikian disampaikan dr Juhai Trianty Agustina Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru kepada wartaniaga melalui sambungan whattsappnya, Sabtu (17/9/2022) di Banjarbaru.
Keenam ringkasan singkat kebijakan baru itu adalah sebagai berikut :
Pertama adalah Vaksinasi, memberikan vaksinasi 100% untuk grup prioritas termasuk tenaga kesehatan dan lansia paling tidak harus memenuhi paling tidak sedikitnya 97% yang sudah di vaksin.
Kedua adalah Testing dan Sequencing yaitu, terus melakukan testing dan sequencing untuk covid-19. Interasi surveilans dan pelayanan testing, termasuk gangguan respiratori lainnya seperti influenza.
Ketiga Sistem Kesehatan, maksudnya adalah memastikan memiliki sistem untuk memberikan pelayanan covid-19 dengan sistem pelayanan kesehatan primer atau utama kepada semua orang.
Keempat adalah Persiapan Lonjakan Kasus, yang dimaksud yaitu menyiapkan lonjakan kasus, memastikan memiliki fasilitas dan tenaga kesehatan yang dibutuhkan oleh setiap pasien covid-19.
Kelima, Pencegahan dan Pengendalian yaitu dengan terus melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi, melindungi petugas kesehatan dan pasien Covid-19 di fasilitas kesehatan.
Keenam yaitu, Penyampaian Informasi, berkomunikasi secara jelas dengan masyarakat terkait perubahan apapun dalam kebijakan Covid-19 disertakan alasan, dan melatih nakes untuk mengidentifikasi, menyampaikan informasi tersebut serta mengembangkan informasi berkualitas tinggi dalam format digital.
“Pencapaian vaksin untuk dosis 3 masih jauh dari yang diharapkan, ini dikarenakan masyarakat beranggapan hanya sampai 2 kali vaksin lengkap saja. Sehingga banyak dari mereka yang tidak bervaksin lagi pada dosis 3,”ujarnya.
Akan tetapi lanjutnya, dengan adanya keharusan perjalanan harus wajib vaksin dosis 3, masyarakat sudah mulai aktif lagi untuk mengikuti vaksin dosis ke-3. Terutama yang sering melakukan perjalanan keluar daerah atau sampai Umrah keluar negeri.
Dia menambahkan untuk pelaksanaan vaksin gencar dilakukan, setiap minggu pagi di Lapangan Murjani yang menjadi pusat keramaian orang, di pusat layanan masyarakat serta bis kelililng.
“Kita, Dinkes dan faskes yang lain, RS Daerah dan swasta, puskesmas maupun klinik TNI, Polri tetap rutin melaksanakan kegiatan vaksinasi di masyarakat. Alhamdulillah koordinasi lintas sektor, TNI , Polri, Bin dan yang lainnya di Banjarbaru sangat bagus,”tutupnya.
Editor : Eddy Dharmawan
“Editor : Eddy Dharmawan




















