Polres HSU Lakukan Simulasi Pengamanan Pilkada

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Amuntai – Dalam rangka menciptakan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kalimantan Selatan tahun 2020, Kepolisian Resort Hulu Sungai Utara bekerja dengan KPU Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama instansi terkait lakukan simulasi.

Adapun simulasi dilakukan dilapangan pahlawan Amuntai dihadiri oleh Kapolres beserta wakil,Asisten 1 bidang Pemerintahan dan kesra Setda HSU, Furkopimda,Satpol PP dan Damkar,Linmas dan Aparat TNI.

Kapolres Hulu Sungai Utara, AKBP Afri Darmawan dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada Ketua KPU Kab HSU dan jajarannya atas kerjasamanya selama ini. Sehingga dapat melaksanakan kegiatan simulasi pengamanan TPS.

Lanjutnya, Kapolres juga menghimbau kepada jajaran anak buahnya untuk bekerja semaksimal mungkin dalam pengamanan pelaksanaan kegiatan Pilkada tahun ini guna menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif terlebih lagi terhadap pengamanan di masing-masing TPS.

BACA JUGA:  FPT Lok Baintan, Perkenalkan Pasar Terapung Alami

“Pelaksanaan Pilkada dalam masa pandemi covid-19 ini benar-benar mematuhi protokol kesehatan sehingga para petugas KPPS, pemilih dan petugas yang lainnya tetap mematuhi protokol kesehatan guna menghindari terpaparnya virus covid-19,” jelasnya.

Afri juga menyampaikan bahwa Pilkada tahun ini sangatlah berbeda dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya karena kegiatan ini harus mengikuti 12 persyaratan diantaranya adalah :

1.Melakukan penyemprotan berkala di TPS tersebut
2.KPPS yang bertugas dilengkapi dengan APD,mulai dari masker,face sheld dan sarung tangan.
3.Menghindari antrian pada saat pencoblosan pemilih dihimbau untuk datang sesuai jadwal kedatangan pemilih.
4.Pemilih yang datang ke TPS wajib menggunakan masker.
5.Selama berada di TPS ataupun di sekitar TPS selalu menjaga jarak satubdengan yang lainnya.
6.Sebelum masuk dan keluar TPS Setiap pemilih wajib mencuci tangan ditempat yang sudah disediakan.
7.Sebelum masuk ke TPS Pemilih akan diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas.
8.Sebelum masuk ke TPS pemilih diberikan sarung tangan.
9.Setelah pencoblosan pemilih tidak lagi mencelopkan jari ketinta akan tetapi ditetesi saja.
10.Daftar pemilih dalam 1 TPS maksimal 500 pemilih.
11.Di TPS terdapat bilik khusus untuk pemilih yang memiliki suhu tubuh diatas 37,3 derajat celsius.
12.Selama melaksanakan pemikihan suara tidak berkerumun dan hindari kontak fisik guna mencegah penyebaran virus covid-19.

BACA JUGA:  Rakor Evaluasi SAKIP, Pemkab Tala Harapkan Nilai Naik

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rina Maisafitri dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Hulu Sungai Utara beserta jajarannya atas terselenggaranya kegiatan simulasi tersebut.

Pos terkait