Wartaniaga.com, Banjarmasin – Setelah sempat zona hijau , kota Banjarmasin kembali ke zona merah. Hal ini disampaikan Wakapolres kota Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo, kepada sejumlah wartawan saat jumpa pers dengan peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW), di Gedung Wartawan, PWI Kalimantan Selatan, Rabu (16/12).
Sabana Atmojo, mengatakan bahwa awal Maret 2020, pertama muncul kasus corona secara nasional, namun masyarakat di daerah ini tidak memperdulikannya.
Namun, ujar Wakapolres yang akrab dengan awak media, begitu ada kasus ditemukan warga kota Banjarmasin terpapar virus ini barulah mereka mulai sadar.
” Akibat kelalaian diawal itulah kota bertajuk Seribu Sungai ini masuk zona mareh,” jelasnya.
Bahkan akibat itu, Kalimantan Selatan masuk sepuluh besar se Indonesia sebagai provinsi yang terpapar Corona.
Untuk menekan penyebaran, pihaknya bersama pemerintah kota Banjarmasin menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
” Alhamdulilah Banjarmasin sempat masuk zona hijau dengan penerapan PSBB, tapi kini kembali ke zona merah,” ucap Sabana.
Menurutnya, dengan kondisi sekarang ini harusnya masyarakat lebih patu pada protokol kesehatan.




















