Viral Virus Corona, Hotel Mercure Periksa Suhu Tubuh Pengunjung

  • Whatsapp
Wartaniaga.com

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Pemandangan yang tidak biasa terjadi di pintu masuk Hotel Mercure, Banjarmasin. Setiap pengunjung wajib melewati pemeriksaan suhu tubuh bagi setiap tamu hotel yang memasuki salah satu tempat menginap di kota baiman itu.

General Manager Mercure Hotel Banjarmasin, Sugiharto mengatakan, proses pemeriksaan tersebut merupakan bentuk pengamanan dari managemen hotel dari sebaran virus corona yang sedang mewabah .

“Setiap tamu yang memasuki hotel akan kita periksa dengan alat pendeteksi suhu tubuh,” ucapnya saat ditemui wartaniaga.com di tempat kerjanya, Rabu (19/02) Siang.

Virus Corona Hotel Mercure Periksa Suhu Tubuh

Menurutnya, Hal tersebut dilakukan demi menumbuhkan rasa percaya pada setiap tamu bahwa di hotel yang dipimpinnya tersebut aman dari sebaran virus mematikan dari daratan China itu.

BACA JUGA:  BNPT Waspadai Pemuda Terpapar Radikalisme dari Media Online

“Kan tamu kita berasal tidak hanya berasal dari kalsel maupun luar provinsi aja, ada juga tamu asing (luar negeri). Adanya pemeriksaan ini juga untuk jaminan agar meyakinkan pengunjung bahwa tempat kita ini aman. Jadi pengunjung merasa nyaman,” jelas Sugiharto.

Pria tinggi berkacamata itu menerangkan, sejak mewabahnya virus tersebut pada akhir Desember lalu, managemen hotel sudah memperketat pengawasan terhadap tamu.

Namun, ia menegaskan bahwa proses pengamanan tersebut bulanlah untuk mendiskriminasi seseorang. “Kita tetap memeriksa entah itu turis lokal, asing dari luar negeri, eropa maupun china perlakuan kita sama, tetap diperiksa,” tandasnya.

Pada awalnya, Ia mengaku pemeriksaan tersebut sempat menimbulkan penolakan dari beberapa pengunjung. Namun setelah pihak dijelaskan oleh managemen hotel, tamu tersebut akhirnya mau menerima.

BACA JUGA:  Tempuh 7.000 Km, Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan PWI Tiba di Banjarmasin

Sementara itu, petugas keamanan (satpam) hotel, Kamarudin menuturkan penolakan terjadi karena tamu tersebut merasa pemeriksaan yabg dilakukan terlalu berlebihan.

“Yang menolak itu karena mereka merasa terganggu dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas, tapi syukurnya setelah kita jelaskan akhirnya mau. Bahkan mereka senang karena itu sebagai penjamin bahwa hotel beraih dari virus corona,” runutnya.

Selain tamu, pemeriksaan juga dilakukan pada setiap pegawai dan staff yang bekerja di hotel. “Semua pegawai kita juga ada seperti itu, bahkan 3 kali pemeriksaan. Ini semua demi kenyamanan tamu yang menginap di hotel kita,” pungkasnya.

Reporter/Foto : Fadlan Zakiri
Editor : Mukta

Pos terkait