Dinkes Was-was, Banjarmasin Diserang Wabah Mematikan Ketimbang Corona

Dinkes Was-was, Banjarmasin Diserang Wabah Mematikan Ketimbang Corona

Menurut pria dengan sapaan akrab Machli itu, meski kedelapan pasien itu sudah tertangani oleh rumah sakit, pihaknya tetap tidak menganggap remeh keadaan ini. “Penyakit DBD itu harus ditangani dengan cepat, terlambat 14 hari saja bisa membawa kematian bagi yang bersangkutan,” sebutnya.

Ditambahkannya, satu orang saja yang terkena penyakit tersebut bisa sangat membahayakan bagi penderita maupun orang disekitarnya. “Nyamuk yang membawa penyakit itu kan luas cakupan wilayahnya, bahkan lebih dari 200 meter kisaran luas jelajah nyamuk ini. Sangat membahayakan bagi warga sekitar yang bisa terkena gigitannya,” ujar Machli

Lanjutnya, wilayah yang dominan terdapat kasus tersebut adalah Kecamatan Banjarmasin Barat. Hal itu disebabkan karena bentuk geografis wilayah tersebut yang didominasi oleh rawa.

“Dan sekarang diperparah dengan kondisi cuaca yang sering terjadi hujan,” tandasnya.

Pos terkait