Banjarmasin Selatan, Masih Kawasan Kumuh Terluas

  • Whatsapp
Kawasan Kumuh

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Empat tahun terakhir Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kota Banjarmasin telah melakukan penanganan terhadap ratusan hektare kawasan pemukiman kumuh yang ada di Kota Banjarmasin.

Luas kawasan tersebut berdasar pada penetapan wali kota Banjarmasin untuk SK kumuh tahun 2015 berjumlah 549,7 hektare, angka ini mengalami penurunan hingga pertengahan tahun 2018 menjadi 117 hektare saja.

Kasi Perencanaan dan Evaluasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin (Disperkim) Yuni Sari Dahliani menjelaskan kawasan Banjarmasin Selatan masih menjadi wilayah kumuh terluas, pasalnya kawasan tersebut adalah wilayah terbesar di kota Banjarmasin.

Disperkim Kota Banjarmasin Melakukan Penanganan Kawasan Kumuh

Kawasan Kumuh

Ia membeberkan menurut data yang terakhir dihimpun dari perhitungan program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) Per-Oktober 2019 kawasan kumuh tersebut turun hingga tersisa 54 hektare. “Perhitungan ini masih dalam tahap pengembangan dilapangan,” ucap Yuni.

BACA JUGA:  Capaian PAD 80%, Kesadaran Wajib Pajak Masih Minim

Dalam Pengentasan kawasan kumuh tersebut, Kota Banjarmasin mendapat dana yakni Rp.19,5 M dari APBN yang akan dikucurkan pada 21 kelurahan.

Dibeberkannya ada tujuh indikator pengurangan kekumuhan yakni adanya keteraturan bangunan, adanya jalan lingkungan, tersedia sanitasi, drainase, pengelolaan sampah, air bersih, proteksi kebakaran, dan RTH.

Ia optimis saat memasuki akhir tahun 2019 Banjarmasin sudah terbebas dari kawasan kumuh.

Reporter : Zakir
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Zakir

Pos terkait