Ada 7 Kriteria Penerima Bantuan Sosial Bedah Rumah

  • Whatsapp
Bedah Rumah

Wartaniaga.com, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus berupaya keras untuk membenahi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang kondisinya tidak layak huni, dalam hal ini Dinas Sosial Kota Banjarmasin memiliki program Bantuan Aladin (Atap Lantai Dinding) atau lebih dikenal sebagai Program Bedah Rumah bagi warganya.

Kabid Perlindungan Jaminan Sosial dan Penanganan Kemiskinan Aep Ruhya, S.sos. M.AP mengatakan saat ini pihaknya sudah menerima 185 pemohon unit rumah yang diusulkan menerima bantuan tersebut.

Muat Lebih

“Baru saja tadi informasi terbaru ada tambahan 10 unit yang diusulkan, jadi totalnya 195 buah,” bebernya

Program Bedah Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Namun ia tetap menegaskan untuk kuota bansos bedah rumah yang dicari hanya berjumlah 150 unit rumah yang akan dibedah pada tahun 2020 mendatang.

BACA JUGA:  Jaga Marwah, Bawaslu Banjarmasin Laporkan GM ke DKPP

“Jumlah yang diusulkan tadi belum dilakukan verifikasi ketempat, baru tahap usulan dari masyarakat, ada beberapa kriteria yang harus terpenuhi,” jelasnya.

Tidak sembarang rumah yang akan mendapatkan bantuan itu, seperti yang dijelaskan Aep Ruhya, ada 7 kriteria atau syarat yang harus terpenuhi yakni tanah dan bangunan tidak boleh berada diatas jalur hijau, tidak dalam sengketa atau masalah dengan pihak bank, milik sendiri, terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DKTS) atau pemegang kartu jaminan sosial, harus berdomisili yang dibuktikan dengan identitas KTP dan KK, dan tidak memiliki fasilitas MCK.

“Semua persyaratan administrasi harus dilengkapi dan harus sesuai dengan pedoman penerima bantuan sosial ini,” tambahnya.

BACA JUGA:  PWI Kalsel Berbagi Sembako ke Panti Asuhan

Aep berharap dengan adanya verifikasi legalitas dari 195 calon penerima bantuan bisa menyalurkan tepat sasaran kepada masyarakat benar-benar membutuhkan.

Sebelumnya Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin mengatakan anggaran untuk program aladin berkisar Rp 33M, Rp 17,5 juta per unit untuk perbaikan atap, lantai dan dinding.

Reporter : Zakir
Editor : Muhammad Zahidi
Foto : Zakir

Pos terkait