Loading...
6 views

Indonesia – Malaysia dan Sepak Bola

Loading...

Wartaniaga.com,Jakarta- Pertemuan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yang akan mempertemukan Indonesia dan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/9) sore, mulai pukul 19.30 WIB menjadi laga bergengsi bagi kedua negara.

Rivalitas ini sudah memanas sejak awal masa 1960-an, ketika situasi politik menyeret kedua negara serumpun ke tepian konflik. Akan tetapi, hampir 60 tahun sesudahnya, sejuknya hubungan kedua negara ternyata tidak serta merta berimbas ke lapangan sepakbola.

Dikutip dari kantor berita Antara, pendukung fanatik kedua kesebelasan menganggap laga ini layaknya pertaruhan nama bangsa. Perseteruan ini  tidak surut meski zaman terus bergulir.

Tercatat, isu-isu nonteknis kerap kali membuat pertandingan kedua tim berjalan keras disertai drama. Tidak perlu mundur jauh-jauh, pada final Piala AFF 2010, kontroversi sempat terjadi setelah penjaga gawang Indonesia Markus Horison menduga dirinya diserang laser dalam laga leg pertama yang digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

BACA JUGA:  Gilbert Hansel Sabet The Best Auto Modifed Seribu Sungai

Situasi panas tersebut terasa ke laga perebutan medali emas sepakbola putra SEA Games 2011 timnas U-23 Indonesia versus Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, yang kembali dimenangi Malaysia dengan adu penalti. Di sini, timnas U-23 Malaysia harus dikawal sangat ketat dengan alasan keamanan.

Saat ini, tahun 2019, kedua negara bertemu kembali di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yang tentunya layak ditunggu, apa dan bagaimana strategi kedua pelatih untuk meraih poin.

Sejatinya, Indonesia maupun Malaysia akan bertanding dua kali kandang-tandang di kompetisi yang juga menjadi babak kualifikasi Piala Asia 2023 tersebut. Di pertemuan pertama, Indonesia menjadi tuan rumah.

BACA JUGA:  Banjarmasin Akan Gelar Lomba Memancing dengan Kostum

Bagi Indonesia, kualifikasi Piala Dunia 2022 ini spesial karena menjadi kualifikas Piala Dunia pertama sejak FIFA menjatuhkan sanksi tahun 2015-2016, yang membuat skuat  Garuda harus absen di semua kompetisi internasional FIFA.

Loading...

Sementara Malaysia ingin membuktikan diri bahwa mereka sekarang bukanlah tim yang babak belur saat kualifikasi Piala Dunia 2018, di mana mereka gagal lolos dari Grup A dengan catatan sangat buruk yaitu kebobolan 29 gol.

Yang menarik, di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Malaysia kembali satu grup dengan Uni Emirat Arab (UEA), yang membantai mereka dengan agregat 12-1 di Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2018.

Editor : Didin Ariyadi

Loading...
BACA JUGA:  Menpora Akan Prioritaskan Olahraga Air

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *