Kecamatan Liang Anggang Tertinggi Kasus Stunting di Banjarbaru

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Kasus stunting menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Banjarbaru. Pasalnya data kasus stunting tersebut meningkat dibeberapa wilayah di kota yang berjuluk kota idaman ini.

Muat Lebih

Loading...

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Rusmadi mengatakan kasus stunting itu banyak ditemui di Kelurahan Liang Anggang. Setidaknya angka stunting naik 10,3 persen. Data tersebut menjadi masalah serius di Kelurahan Liang Anggang. Namun, hal itu, menjadi dasar perhatian oleh pihaknya untuk memaksimakan kinerja dalam meminimalisir stunting.

“Ya, kita mendapatkan laporan dibulan ini angka tertinggi yang mengalami stunting terdapat kelurahan di Liang Anggang yang mencapai 10, 3 persen. Ini merupakan angka serius dalam Intervensi kita,” ujarnya kepada Wartaniaga.com diruang kerjanya, Kamis (5/9).

BACA JUGA:  Allianz Tawarkan Jaminan Hari Tua Berbasis Digital

Menurutnya, angka tersebut akan meningkat bila masyarakat belum sadar akan masalah stunting itu sendiri. Untuk itu, tetap dipantau oleh Dinas Kesehatan Kota supaya mendapat antisipasi pencegahan kekerdilan yang di mulai sejak balita.

“Kita akan terus pantau perkembangannya dan berupaya mengurangi angka stunting itu sendiri, namun masyarakat juga harus sadar pentingnya kasus stunting itu sendiri, serta rutin cek kesehatan sejak balita,” ucapnya.

Sementara itu, ia mengungkapkan angka terendah yang mengalami Stunting terdapat di Kelurahan Guntung Payung dan Guntung Manggis mengalami dengan penurunan stunting sebanyak 7, 05 persen.

“Angka stunting paling rendah saat ini adalah 7.05 persen atau sekitar 31 orang yang digabung menjadi 2 kelurahan,” bebernya.

BACA JUGA:  Calon Dirut PDAM Bandarmasih Jalani Tes Kesehatan

Selain itu, walaupun saat ini kelurahan yang mengalami angka terendah tetap akan menjadi catatan khusus bagi pihaknya dalam menangani masalah stunting di Banjarbaru agar tidak terlalu tinggi dampak yang timbul akibat Stunting itu sendiri dibulan depan.

Bahkan ia berharap, masyarakat yang mengalami angka terendah masalah Stunting dapat terus menjaga lingkungan sehat serta gizi yang cukup agar penurunan stunting dapat terpenuhi.

“Ini akan tetap menjadi catatan khusus bagi kami dalam mencegah stunting walaupun itu rendah, namun dengan lingkungan yang sehat dan mengonsumsi gizi yang cukup maka angka stunting akan menurun,” tutupnya.

Reporter : Mg 02
Editor : Hamdan
Foto : Mg 02

Pos terkait