Ada Kuota 2 Persen bagi Disabilitas untuk Jadi ASN di Pemprov Kalsel

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah dan Kepala Biro Organisasi Setda Kalsel, Galuh Tantri Narindra usai coffee talk di Banjarbaru, Kamis (16/5).

Wartaniaga.com, Banjarbaru- Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiapkan kuota 2 persen bagi disabilitas untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini diungkapan Kepala Biro Organisasi Setda Pemprov Kalsel, Galuh Tantri Narinda saat coffee talk yang digelar Dinas Kominfo Kalsel bersama sejumlah wartawan di Banjarbaru pada Kamis (16/5).

Menurutnya, Pemprov Kalsel memberikan peluang ini sebagai penghargaan terhadap disabilitas. Meskipun dengan persyaratan-persyaratan tertentu.

“Porsi bagi disabilitas memang kita berikan dengan syarat-syarat dan tugas-tugas tertentu agar mereka mampu melaksanakan tanggung jawabnya,”ujarnya.

Ditambahkannya secara fisik mungkin mereka memiliki kekurangan tetapi diharapkan memiliki pengetahuan yang luas.

“Kami tetap memilih yang terbaik dan juga memiliki knowledge (pengetahuan, red ) yang luas” tutur wanita yang biasa disapa Tantri ini.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Dinansyah mengungkapkan Pemprov Kalsel telah mengajukan sebanyak 1600 calon ASN ke Kementerian PAN-RB, namun hingga saat ini belum ada yang disetujui.

“Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya kelulusan sekitar 80 persen untuk penerimaan P3K tetapi regulasinya tiap tahun selalu berubah, ” tambahnya.

Dinansyah menuturkan BKD Kalsel tidak bisa memastikan jumlah formasi yang akan disetujui. wewenang itu ada di Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Untuk penerimaan P3 K yang paling banyak adalah untuk tenang kesehatan dan pendidik atau guru, disamping menyelesaikan tenang honorer yang masih ada, ” tutupnya.

Reporter: Sulaiman
Editor: Didin

Pos terkait

banner 468x60