Kelompok Tani Mekar Jaya Ragukan MCC 140

Wartaniaga.com.Tanah Laut – Untuk membantu petani agar mempercepat dan mempermudah hasil panen jagung (28/6) di desa Ambawang Sarang Halang Kec. Pelaihari di adakan demo pelatihan dan pengenalan alat panen jagung berupa MCC 140 atau Corn Combine Medium turut menyaksikan dalam acara, beberapa pengusaha dan petani jagung yg ada di Kab.Tanah Laut.

Alat yang di produksi oleh CV. Adi Setia Utama Jaya Surabaya ini rencananya akan di sediakan oleh pemerintah untuk membantu petani dalam hal panen jagung.

Kepala Unit Pelayanan Teknis Balai Penyuluh Pertanian ( UPT BPP ) Kec.Pelaihari H.Saidillah Sp mengatakan ” Corn Combine Medium ini adalah alat panen jagung yg rencananya akan di sediakan pemerintah untuk membantu para petani agar bisa lebih efektif dan erisien saat melakukan panen jagung, selain bisa menghemat waktu dan biaya, juga jerami dari sisa panen bisa langsung jadi pupuk.

Di Tanah Laut sendiri baru ada 2 unit yg akan kita uji coba, dan uji coba ini sendiri kita maksudkan agar nanti para petani bisa memilih alat mana yg sesuai dengan situasi dan kondisi lahan mereka.

Sementara itu, Suyanto salah satu pengusaha jagung dan juga ketua kelompok tani Mekar Jaya desa Ambawang mengatakan bahwa pihaknya masih agak ragu untuk menggunakan alat ini, karena ujarnya dari hasil uji coba tadi masih banyak kotoran kotoran yg tercampur dengan jagungnya, kemudian masih banyak jagung yg terbuang atau tertinggal di tanah, kalau memang alat ini ingin di distribusikan alangkah baiknya di sempurnakan terlebih dahulu, jelasnya.

Terlepas dari uji coba alat combine jagung tadi kami para petani di Tanah Laut tambah Suyanto, mengharapkan pemerintah dapat membantu kelancaran bantuan pupuk bersubsidi, juga kelancaran untuk bibit, kalau bisa sebelum masa tanam bibit sudah kita terima, jangan sampai menjelang masa panen bibit baru di terima, karena kita khawatirkan nantinya bibit tersebut akan kadaluwarsa, demikian tutur Suyanto.

Reporter : Tony Widodo
Editor : Y Erwanda
Foto : Tony Widodo

Pos terkait