Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh Minta ASN Kotabaru Maksimalkan Pelayanan Jelang Akhir Tahun

Wartaniaga.com, Kotabaru- Sisa waktu kerja efektif 2026 menjadi pengingat bagi aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Kotabaru untuk menuntaskan pekerjaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., meminta seluruh ASN memanfaatkan waktu yang tersisa dengan bekerja lebih produktif, inovatif, dan berintegritas.

Pesan tersebut disampaikan Zudan saat memimpin Apel Gabungan Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Sebelimbingan, Rabu (21/10/2026).

Apel diikuti Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, jajaran asisten, staf ahli, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

Dalam amanatnya, Zudan menyebut hari kerja efektif pada 2026 tinggal sekitar 45 hari. Ia mengingatkan agar waktu tersebut dimanfaatkan untuk memastikan pekerjaan pemerintahan berjalan sesuai target dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan, terus bekerja keras, bekerja inovatif, terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucap Zudan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Kotabaru karena, menurut keterangannya, hingga saat ini tidak ada isu negatif terkait kepegawaian dari Kotabaru yang masuk ke pemerintah pusat.

Meski demikian, Zudan menekankan bahwa kinerja birokrasi harus berjalan seiring dengan integritas. Ia mengajak ASN menjaga kejujuran dan marwah sebagai abdi negara, serta mencontoh budaya kejujuran yang diterapkan di Jepang dan Korea.

“Kita jadikan hari ini sebagai momentum pusat dan daerah bekerja bersama-sama untuk memajukan Kabupaten Kotabaru, memajukan Kalimantan Selatan dan memajukan Indonesia,” katanya.

Zudan turut menyatakan dukungan pemerintah pusat terhadap program pembangunan yang dijalankan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru. Sinergi pusat dan daerah dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan pemerintah daerah sedang memprioritaskan penyerapan anggaran, pelayanan publik, dan pembangunan infrastruktur menjelang akhir tahun.

“Kami butuh dukungan seluruh ASN untuk kedisiplinan dan semangat kerja demi mendukung visi misi Bupati yang sudah diprogram di APBD 2026,” ungkap Syairi.

Ia berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat mencapai target melalui kerja sama dan kedisiplinan aparatur. Syairi juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan Zudan yang menjadi momentum memperkuat pembenahan birokrasi di Kotabaru.

Persoalan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu turut menjadi perhatian. Syairi menegaskan Pemkab Kotabaru masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat dan akan melaksanakan kebijakan sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Zudan menjelaskan, PPPK paruh waktu berpeluang menjadi PPPK penuh waktu dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, hasil evaluasi, dan ketersediaan anggaran. Dengan demikian, perubahan status tersebut tidak berlangsung otomatis, tetapi mengikuti ketentuan dan pertimbangan yang berlaku.

Dalam kegiatan itu, BKN RI menyerahkan penghargaan manajemen talenta kepada Pemkab Kotabaru yang diterima Wakil Bupati Syairi Mukhlis. Selain itu, delapan perwakilan ASN menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian aparatur. Namun, pesan utama dalam apel itu tetap pada bagaimana ASN menjaga kepercayaan masyarakat melalui kedisiplinan, integritas, dan pelayanan yang semakin baik.

Reporter: Anaq
Editor: Hariyadi

Pos terkait