Wartaniaga.com, Kotabaru- Komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan insan pers menjadi salah satu kunci agar informasi pembangunan dapat diterima masyarakat secara luas dan mudah dipahami. Hal itu mengemuka dalam pertemuan silaturahmi dan diskusi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotabaru H. Hendra Indrayana, S.STP., M.IP., bersama wartawan dan media kontrak, Selasa (20/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di halaman Kantor Radio Gema Saijaan (RGS) tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan sekaligus bertukar pandangan mengenai penyebarluasan informasi publik di Kabupaten Kotabaru.
Hendra mengatakan, media memiliki peran penting dalam membantu pemerintah daerah menyampaikan program, kebijakan, dan perkembangan pembangunan kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kemitraan dengan insan pers perlu terus dijaga.
“Media memiliki peran penting dalam membantu pemerintah daerah menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Hendra, kerja sama yang terjalin diharapkan dapat mendorong pemberitaan yang informatif, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat. Hubungan yang baik antara pemerintah dan wartawan juga dinilai penting untuk memperlancar koordinasi dalam penyampaian informasi publik.
Dalam diskusi tersebut, Hendra turut menjelaskan kondisi keuangan daerah yang menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan kerja sama media. Untuk perencanaan 2027, skema penganggaran perlu disesuaikan dengan kemampuan keuangan pemerintah daerah.
Pembahasan itu menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan, mengingat keberlanjutan kemitraan membutuhkan perencanaan yang mempertimbangkan kebutuhan publikasi dan kondisi anggaran. Meski demikian, rincian besaran anggaran maupun skema kerja sama media pada tahun mendatang belum dijelaskan secara terperinci.
Hendra berharap komunikasi dengan insan pers tetap terpelihara sehingga koordinasi dalam penyebarluasan informasi pembangunan dapat terus berjalan.
Selain membahas kemitraan, ia mendorong wartawan meningkatkan kemampuan jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, kecepatan menyampaikan berita perlu diimbangi dengan ketelitian, verifikasi, dan tanggung jawab.
“Pemberitaan perlu tetap mengedepankan integritas, profesionalisme, akurasi, dan tanggung jawab,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa kualitas informasi sangat penting agar masyarakat memperoleh berita yang benar dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Karena itu, pemanfaatan teknologi dalam kerja jurnalistik harus tetap disertai penerapan kaidah jurnalistik yang baik.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman mengenai peran masing-masing pihak. Pemerintah daerah berkepentingan menyampaikan informasi program dan pembangunan, sedangkan wartawan menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dengan tetap menjaga independensi pers.
Melalui silaturahmi dan diskusi itu, Diskominfo Kotabaru berharap hubungan dengan insan pers semakin erat dan komunikasi semakin terbuka. Dengan demikian, penyebarluasan informasi pembangunan diharapkan tidak hanya menjangkau lebih banyak masyarakat, tetapi juga membantu publik memahami program pemerintah daerah secara lebih utuh.
Sementara itu, pelaksanaan kerja sama media pada 2027 masih perlu menyesuaikan perencanaan serta kemampuan keuangan daerah.
Reporter: Anaq
Editor: Hariyadi



















