Kepala BKN Zudan Dorong Kotabaru Genjot Layanan Digital dan Promosi Wisata Lewat Konten 30 Detik

Wartaniaga.com, Kotabaru- Promosi potensi daerah tidak harus menunggu kampanye besar. Konten digital berdurasi sekitar 30 detik yang dibuat secara kreatif dan konsisten dinilai bisa menjadi salah satu cara memperkenalkan wisata, kuliner, dan produk unggulan Kabupaten Kotabaru kepada masyarakat luas.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., saat mengukuhkan Pengurus KORPRI Kabupaten Kotabaru masa bakti 2026–2031 di Gedung Paris Barantai, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan itu dirangkai dengan pelantikan 41 kepala desa dan sosialisasi penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

Dalam arahannya, Zudan menekankan bahwa aparatur sipil negara (ASN) perlu membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Pelayanan pemerintahan, menurutnya, harus semakin mudah, cepat, efisien, dan dapat diakses tanpa selalu mengharuskan masyarakat datang langsung ke kantor.

Digitalisasi menjadi salah satu instrumen untuk mendukung perubahan tersebut, terutama bagi Kotabaru yang memiliki wilayah geografis luas. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mempercepat koordinasi antarperangkat daerah sekaligus memperluas jangkauan pelayanan publik.

Namun, perhatian Zudan tidak hanya tertuju pada pelayanan administrasi. Ia juga mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotabaru agar lebih aktif memanfaatkan media digital untuk mempromosikan potensi daerah.

Konten singkat yang menarik, mudah dipahami, dan mudah dibagikan dapat digunakan untuk memperkenalkan destinasi wisata, kuliner khas, produk unggulan, serta berbagai capaian positif daerah.

Menurut Zudan, pemerintah daerah perlu hadir secara aktif di ruang digital dengan menyajikan informasi yang bermanfaat dan membangun kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.

Informasi positif mengenai potensi daerah perlu dipublikasikan secara konsisten agar mampu menjangkau lebih banyak orang. Karena itu, kreativitas dan kesinambungan produksi konten menjadi bagian penting dalam strategi komunikasi pemerintah.

Di sisi lain, Zudan menyoroti pentingnya pelayanan pemerintahan yang proaktif dan terintegrasi. Penyederhanaan proses administrasi serta pemanfaatan sistem digital diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh layanan dan dokumen yang dibutuhkan.

Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan manajemen talenta dalam penataan ASN. Penempatan pegawai perlu mempertimbangkan kompetensi, karakter, dan kebutuhan organisasi agar setiap aparatur dapat menjalankan tugas secara optimal.

Zudan mengapresiasi pengukuhan pengurus KORPRI yang dirangkai dengan pelantikan kepala desa. Menurutnya, sinergi ASN dan pemerintah desa merupakan bagian penting dalam mendukung program pembangunan serta pencapaian visi dan misi kepala daerah.

Sementara itu, Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos., berharap kepengurusan KORPRI yang baru dapat memperkuat profesionalisme aparatur dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam susunan kepengurusan KORPRI Kotabaru masa bakti 2026–2031, Bupati dan Wakil Bupati bertindak sebagai penasihat, sedangkan Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, A.P., M.AP., dipercaya sebagai ketua.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, jajaran BKN, kepala perangkat daerah, camat, para kepala desa yang baru dilantik, serta undangan lainnya.

Dorongan tersebut menjadi tantangan bagi Pemkab Kotabaru untuk memastikan digitalisasi tidak berhenti pada slogan. Pelayanan yang lebih sederhana, penempatan ASN berbasis kompetensi, serta promosi potensi daerah yang konsisten perlu diwujudkan melalui program nyata dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

Reporter: Anaq
Editor: Hariyadi

Pos terkait