Bandara Syamsudin Noor Buka Pos Suplai Air, Dukung Perjuangan Relawan Padamkan Karhutla

Personel yang bertugas menyuplai air di Pos Bantuan area Pond Barat Bandara Syamsudin Noor (Foto : Ist)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Kepulan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Selatan mendorong berbagai pihak untuk bergerak bersama. Salah satunya PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor yang menyiapkan Pos Bantuan Suplai Air bagi para relawan pemadam kebakaran.

Pos bantuan tersebut berada di area Pond Barat Bandara Internasional Syamsudin Noor dan menjadi bentuk dukungan nyata manajemen bandara terhadap upaya penanganan karhutla bersama stakeholder serta relawan di lapangan.

Kabut asap akibat karhutla tidak hanya berdampak terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga berimplikasi pada mobilitas warga hingga aktivitas lalu lintas udara. Karena itu, ketersediaan air menjadi salah satu dukungan penting bagi para petugas dan relawan yang berjibaku memadamkan api.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Terlebih, kawasan di sekitar bandara termasuk wilayah yang memiliki kerawanan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

“Keadaan saat ini di Kalimantan Selatan perlu upaya kerja sama dari seluruh pihak terkait. Kebetulan sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor merupakan area yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, sehingga kami berupaya memberikan dukungan berupa suplai air yang dapat dioptimalkan para relawan, terutama oleh Satgas Karhutla Tegal Arum,” ungkap Millyas.

Pos Bantuan Suplai Air tersebut dapat dimanfaatkan setiap hari selama jam operasional, mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WITA. Untuk mendukung proses pengambilan air, Bandara Internasional Syamsudin Noor menyiagakan personel Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) sekaligus menyediakan berbagai peralatan pendukung.

Peralatan tersebut di antaranya pompa portable, suction hose, discharge hose, spanner, hingga tenda bagi personel di lokasi.

Sejak mulai beroperasi pada 30 Agustus 2026 hingga 3 September 2026, pos bantuan tersebut telah menyuplai air untuk 77 unit kendaraan pemadam kebakaran, dengan total mencapai 380.100 liter air.

Dukungan Bandara Syamsudin Noor tidak berhenti pada penyediaan air. Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia juga menyalurkan sejumlah logistik untuk Posko Siaga Karhutla, mengoperasikan blower di area gedung terminal untuk membantu mengurangi masuknya asap, serta membagikan masker kepada pengguna jasa di lingkungan bandara.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bandara Internasional Syamsudin Noor untuk ikut menjaga keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat maupun pengguna jasa di tengah kondisi karhutla yang masih berlangsung.

Millyas mengapresiasi seluruh personel, relawan, dan pihak terkait yang terus bekerja di lapangan dalam menangani karhutla.

“Kami sangat salut dan mengapresiasi semangat dari personel yang bertugas dengan sepenuh hati dan seluruh pihak dalam upaya menangani kebakaran hutan dan lahan yang tengah terjadi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pengguna jasa atas pengertian dan kesabaran dalam menghadapi kondisi kabut asap yang terjadi di Kalimantan Selatan.

“Semoga kerja keras dari seluruh pihak yang terlibat dapat memberikan hasil yang terbaik dan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan,” tutup Millyas.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait