Wartaniaga.com, Banjarbaru – Usia boleh bertambah, namun cinta terhadap tanah kelahiran tetap menyala di hati Robert Hendra Sulu. Tepat di usia ke-66 tahun, pengacara senior Kalimantan Selatan yang juga dikenal mencintai dunia musik itu meluncurkan lagu bertajuk “Maluku Utara Torang Cinta”, Senin (11/5/2026).
Dengan sapaan hangat khas dirinya, Robert membuka kabar bahagia itu melalui komunitas media sosial yang ia ikuti.
“Belarasa, selamat pagi sahabat, Kompag (komunitas pagi), kompak selalu,” sapanya penuh keakraban.
Di momen pertambahan usia tersebut, Robert memilih menghadiahkan sebuah karya yang sarat makna. Lagu itu bukan sekadar alunan nada, tetapi menjadi ungkapan rindu seorang anak rantau kepada kampung halamannya, Ternate, ibu kota Provinsi Maluku Utara.
“Hari ini luncurkan album membangun kebersamaan kampung halaman Ternate, ibu kota Provinsi Maluku Utara, Torang Cinta,” ujar Robert.
Lagu ciptaan dan dinyanyikan sendiri oleh Robert Hendra Sulu itu membawa pesan persatuan, persaudaraan, dan semangat membangun daerah. Dalam setiap baitnya terselip kerinduan mendalam akan tanah kelahiran serta ajakan untuk terus menjaga kebersamaan.
Penggalan liriknya berbunyi:
Maluku Utara torang cinta.
Itu rindu torang samua..
Ingat semboyan ini..
Marimoi Ngone Futuru..
Mari torang bersatu..
Torang kuat..
Rumah torang samua..
Basombar..
Satu kandong satu rasa..
Bergerak maju.. Membangun Maluku Utara..
Bagi Robert, musik bukan hanya hiburan, melainkan media yang memiliki kepekaan terhadap kehidupan dan pembangunan daerah.
Ia berharap lagu tersebut mampu membangkitkan rasa persaudaraan masyarakat Maluku Utara, di mana pun berada.
“Sebagai putra daerah yang lahir di Kota Ternate, meski jauh di rantau orang tetap terpanggil menyampaikan kabar baik lewat nyanyian. Ini adalah rindu yang dituangkan dalam lagu,” tuturnya.
Ia juga berharap musik dapat menjadi bagian penting dalam membangun negeri, menumbuhkan semangat persatuan, serta mengingatkan generasi muda untuk tidak melupakan akar budaya dan tanah kelahirannya.
Nama Robert Hendra Sulu sendiri bukan sosok asing di dunia musik daerah. Ia dikenal sebagai pencipta lagu legendaris “Banjarbaru Kota Idaman”, karya yang hingga kini melekat sebagai bagian dari identitas musikal Kota Banjarbaru.
“Lagu itu saya tulis bukan hanya sebagai bentuk cinta pada kota ini, tetapi juga bagian dari perjalanan spiritual saya,” tandasnya.
Di usia yang ke-66 tahun, Robert menunjukkan bahwa cinta kepada kampung halaman tidak pernah mengenal batas usia.
Lewat musik, ia menitipkan rindu, harapan, dan ajakan untuk terus bersatu membangun negeri.
Editor : Eddy Dharmawan




















