Wartaniaga.com, Banjarmasin – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Pendopo Pemerintah Kota Banjarmasin saat Walikota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, menggelar buka puasa bersama jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, Rabu (4/3).
Momentum Ramadan ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antara pemerintah kota dan insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Selain berbuka puasa, kita juga mempererat silaturahmi dengan para wartawan yang tergabung dalam PWI,” ujar Yamin di hadapan para tamu undangan.
Ia berharap kebersamaan tersebut semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan para jurnalis, khususnya dalam membangun kota yang lebih baik melalui pemberitaan yang informatif, berimbang, dan membangun.
Acara yang berlangsung khidmat itu turut menghadirkan penceramah KH Muhammad Qomaruddin atau yang akrab disapa Guru Busu.
Dalam tausiyahnya, Guru Busu menyampaikan doa tulus untuk Walikota Yamin agar senantiasa diberikan kesehatan dan umur yang berkah dalam memimpin Kota Banjarmasin.
“Mudah-mudahan bapak walikota disehatkan badan serta dipanjangkan umur yang berkah, agar selalu memberikan kemaslahatan terutama untuk masyarakat Banjarmasin. Aamiin Allahumma Aamiin,” ucap Guru Busu yang diamini seluruh hadirin.
Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan adalah kabar gembira bagi umat Islam. Bulan suci ini, menurutnya, dipenuhi dengan ampunan, rahmat, serta kesempatan untuk dibebaskan dari api neraka.
“Ketika datangnya Ramadan hati kita bahagia dan penuh takwa, maka Allah SWT mengharamkan dirinya dari api neraka,” tuturnya.
Guru Busu menjelaskan, takwa bukan sekadar menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT secara lahiriah, tetapi juga menghadirkan rasa takut dan kesadaran kepada Allah dalam batin.
Puasa, lanjutnya, menjadi madrasah kehidupan yang melatih kesabaran, menumbuhkan kasih sayang, serta mengajarkan empati kepada sesama.
Menahan lapar dan dahaga sejak imsak hingga terbenamnya matahari, umat Islam diajak merasakan apa yang dialami saudara-saudara yang kurang beruntung.
“Dengan puasa, kita bisa merasakan dan mengenang apa yang dirasakan orang fakir dan miskin,” ujarnya.
Di penghujung tausiyah, doa kembali dipanjatkan agar seluruh ibadah di bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT dan seluruh umat diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.
Kebersamaan antara Walikota dan insan pers dalam balutan Ramadan ini menjadi simbol bahwa membangun kota tidak hanya dengan kebijakan, tetapi juga dengan hati, doa, dan sinergi yang tulus demi kesejahteraan masyarakat Banjarmasin.
Editor : Eddy Dharmawan




















