Wartaniaga.com, Banjarbaru – Aula Kecamatan Banjarbaru Selatan menjadi hangat dan penuh empati, saat Walikota Hj Erna Lisa Halaby turun langsung menyalurkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan, Jum’at (27/2).
Sebanyak 100 paket sembako diserahkan kepada kaum dhuafa, para janda, dan lanjut usia. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada tiga perwakilan penerima sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Banjarbaru terhadap kondisi sosial masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Dalam sambutannya, Walikota Lisa menyampaikan keinginannya untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat.
“Ulun ingin langsung bertatap muka dengan bubuhan pian-pian, dan alhamdulillah hari ini bisa terlaksana. Kami dari Pemerintah Kota Banjarbaru ingin memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan sampai kepada yang membutuhkan,” ucapnya.
Tak sekadar menyerahkan bantuan, Walikota perempuan pertama di Ibukota Kalimantan Selatan ini juga membuka ruang dialog. Ia ingin mendengar langsung aspirasi serta keluhan warga, mulai dari layanan kesehatan, kebutuhan bantuan rutin, hingga perhatian bagi para lansia yang hidup sendiri di usia senja.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan kepada jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan agar senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ulun minta camat dan lurah yang langsung bersentuhan dengan warga bisa memberikan pelayanan terbaik. Permudah dan ringankan urusannya, jangan sampai dipersulit,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan pentingnya kehadiran aparatur pemerintah di tengah masyarakat, terutama bagi warga lanjut usia yang hidup sendiri dan membutuhkan perhatian.
“Banyak warga kita yang sudah tua dan hidup sendiri. Kalau bukan kita pemerintah yang memperhatikan, siapa lagi?” ujarnya dengan penuh kepedulian.
Momen haru pun terasa saat tiga perwakilan lansia menyampaikan keluh kesah mereka secara terbuka. Suasana dialog berlangsung hangat tanpa sekat, memperlihatkan kedekatan seorang pemimpin dengan warganya—bagaikan orang tua yang mengadu kepada anaknya.
Silaturahmi tersebut bukan hanya tentang bantuan sembako, tetapi juga tentang menghadirkan rasa peduli, mendengar dengan hati, dan memastikan pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat.
Editor : Eddy Dharmawan




















