Wartaniaga.com, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkotika melalui penguatan sinergi lintas instansi.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi antara Badan Narkotika Nasional Kota Banjarbaru dan jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru yang berlangsung di Ruang Tamu Utama Walikota Banjarbaru, Jumat (27/2).
Mewakili Walikota Banjarbaru, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Rizana Mirza didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Hidayaturahman serta perwakilan Dinas Kesehatan, menyambut langsung Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Banjarbaru, Arif Wahyu Bibitharta.
Dalam pertemuan tersebut, BNN memaparkan rencana peluncuran buku edukasi sebagai instrumen pencegahan yang dinilai lebih berkelanjutan dibandingkan metode sosialisasi konvensional. Buku ini diharapkan menjadi pegangan edukatif yang mampu membangun kesadaran generasi muda sejak dini tentang bahaya narkotika.
“Aspek pencegahan harus diperkuat dengan pendekatan yang relevan dengan karakter generasi muda saat ini. Materinya harus menarik, komunikatif, dan mudah dipahami,” ujar Rizana Mirza dalam audiensi tersebut.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Banjarbaru memberikan sejumlah masukan strategis agar pesan anti-narkoba dapat tersampaikan secara efektif. Materi edukasi disarankan dikemas dengan ilustrasi karikatur, bahasa yang ringkas, serta desain yang ramah pelajar.
Tak hanya dalam bentuk cetak, Pemkot juga mendorong adaptasi ke format digital, seperti komik singkat dan konten media sosial berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI). Langkah ini dinilai krusial mengingat tingginya intensitas penggunaan gawai di kalangan remaja.
“Upaya pemberantasan narkoba tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi kuat dan inovasi berkelanjutan agar generasi muda Banjarbaru terlindungi,” tambahnya.
Sinergi ini menjadi langkah konkret dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika, sekaligus memperkuat komitmen Banjarbaru sebagai kota yang peduli terhadap masa depan generasi penerusnya.
Editor : Eddy Dharmawan




















