Wartaniaga.com, Banjarmasin – Sebanyak 17 SMP di Kota Banjarmasin masih kekurangan siswa, meski Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP sudah ditutup sejak Rabu (18/6/2025) lalu.
Penyebabnya karena orang tua siswa terfokus untuk mendaftar di sekolah-sekolah yang dianggap favorit.
“Membuat sekolah lain jadi minim peminat,” kata kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, Jumat (20/6/2025).
Menurutnya, tak dipungkiri persepsi publik terhadap kualitas sekolah masih timpang dan perlu ada pemerataan informasi serta sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk menarik peserta didik baru.
Seiring dengan itu, pihaknya pun akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) untuk membuka lagi pendaftaran tahap kedua secara terbatas terhadap sekolah yang belum memenuhi kouta penerimaan didik baru.
Tentunya langkah ini diambil demi menjamin setiap anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan tanpa bergantung pada status favorit di suatu sekolah.
Di sisi lain, ia mengungkapkan untuk data sejumlah sekolah masih kekurangan siswa paling banyak di wilayah Kecamatan Banjarmasin Utara dan paling sedikit di Kecamatan Banjarmasin Tengah.
“Di Banjarmasin Utara itu 5 sekolah. Sedangkan Kecamatan Tengah 1 sekolah yang kekurangan murid,” paparnya.
Sementara di wilayah lain, rata-rata ada 3-4 sekolah yang mengalami kondisi yang sama dan terhimpun jumlah keseluruhan ada 17 sekolah.
Editor : Fairuz Reza



















