Pasar Ramadhan 1446 H, Aditya : Utamakan Makanan Tradisional

Pemukulan Rebana bersama Walikota, Forkopimda dan pejabat terkait tanda dibukanya Ramadhan Festival 1446 H di Banjarbaru (Foto: EDH)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin didampingi Ketua TP PKK Vivi Zubedi bersama Forkopimda membuka Ramadhan Festival 1446 Hijriah.

Bertempat di Lapangan dr Murdjani, Ramadhan Festival ini bukan hanya menggelar pasar Ramadhan tetapi juga berbagai acara religi bernuansa Islami, Sabtu (1/3).

Plt Kepala Disporabudpar Kota Banjarbaru Dra Sri Lailana mengatakan tujuan Banjarbaru Festival Ramadhan adalah meningkatkan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan.

“Terutama kuliner khas Banjar yang menjadikan bagian dari identitas budaya kita,” imbuh Plt Kepala Disporabudpar ini.

Kemudian lanjutnya, pasar Ramadan ini juga memberikan wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk mempromosikan dan memasarkan produk mereka.

“Sehingga hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Usai membuka pasar Ramadan, Walikota Aditya menyampaikan bahwa pasar Ramadhan kali ini ia tekankan kepada event organizer adalah mengutamakan penjual makanan tradisional.

“Jadi jangan lagi banyak makanan yang kurang sehat tapi kita tonjolkan makanan khas lokal,” imbuhnya.

Bukan hanya itu, berbeda dengan tahun sebelumnya. Saat menggunakan pembayaran Aditya juga menggunakan qris.

“Tujuan menggunakan qris atau cashless yaitu untuk meningkatkan indeks digitalisasi di Kota Banjarbaru,” jelas Aditya.

Dengan menggunakan cashless, Aditya menyebutkan selain mudah, aman baik bagi pembeli maupun penjual.

“Selain sebagai sarana promosi daerah, kepada masyarakat manfaat kanlah pasar wadai ini sebagai alat memenuhi saat berbuka puasa dan lainnya,” ajak Aditya.

Kepada para pedagang, Aditya mewanti-wanti agar menjaga kebersihan. “Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjarbaru Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera menyebutkan pasar wadai Ramadan ini tiap tahunnya makin meningkat dan bervariasi.

“Dan tadi telah disampaikan pak Walikota terkait dengan penerapan digitalisasi daerah serta implementasinya dengan pembayaran cashless,” ucapnya.

Ia juga menghimbau kepada para pedagang maupun pembeli agar selalu menjaga kebersihan. “Jangan membuang sampah sembarangan, buanglah pada tempat yang telah disediakan,” pungkasnya.

Acara juga di hadiri, Forkopimda Kota Banjarbaru, para Pejabat Lingkup Pemkot Banjarbaru, Camat dan Lurah se-Kota Banjarbaru.

Editor: Eddy Dharmawan

Pos terkait