Ajak UIN Antasari, BLF Gelar Penyuluhan Hukum di SMAN 5 Banjarmasin

Pazri saat memaparkan hukum dan bahaya perundungan atau bullying terhadap pelajar di SMAN 4 Banjarmasin, Senin (29/1).

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Kantor Hukum Borneo Law Firm ( BLF) Banjarmasin bersama dengan Mahasiswa Praktikum A Universitas Islam Negeri ( UIN) Banjarmasin menyelenggarakan Penyuluhan Hukum di sekolah SMAN 5 Banjarmasin, Senin (29/1).

Bertemakan “Bersama Lawan Bullying : Pahami, Tangani dan Lindungi Hak Kita!” acara ini menghadirkan Direktur BLF Banjarmasin, DR Pazri SH MH sebagai narasuber dan dibuka oleh Dekan Fakultas Syariah UIN Banjarmasin Dr. Hj. Amelia Rahmaniah. M.H.

Dr. Muhamad Pazri. S.H., M.H. menggambarkan beberapa hal yang marak terjadi di lingkungan bermasyarakat terutama di sekolah yaitu Bullying.

Pazri memberikan beberapa cara menghindarkan perilaku Bullying dalam lingkungan sekolah diantaranya membuat aturan yang tegas, mengajarkan keberanian dan mensosialisasikan dampak burung bullying.

” Beberapa faktor perlu diperhatikan agar tidak terjadi bullying di sekolah. Anatara lain mensosialisasikan bahayanya, memberikan sanksi terhadap pelaku bullying dan menciftakan suasana sekolah aman,” jelasnya.

Dikatakakanya, komunikasi yang terbuka dan mengajarkan anak untuk bisa beradaptasi serta menjalin banyak teman jiga menakdi salah satu cara mencegah perundungan ini.

Menurutnya, acara ini akan menjadi agenda rutin BLF dalam hal sosialisasi dan penyuluhan hukum bagi pelajar dan mahasiswa.

” Ke depan program ini juga akan menjadi suatu agenda berkelanjutan tidak hanya sampai disini saja. akan tetapi ada kelanjutan yang akan di adakan kembali, agar siswa dan mahasiswa tidak hanya mengerti akan tindakan bullying tapi juga bisa mengantisipasi agar tidak terjadi pembulyian terhadap siswa lainnya,” katanya didampingi Kepala Sekolah SMAN 5 Siswanto. S.Pd.

Editor : Aditya

Pos terkait

banner 468x60