Upaya Paman Yani Tenangkan Anak-Anak Saat Sunatan Massal di Puskesmas Serongga

Wartaniaga.com, Kotabaru – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, kembali meninjau pelaksanaan sunatan massal dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 oleh Pemprov Kalsel, di Puskesmas Serongga, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Kamis (21/12).

Disela peninjauan, dengan tutur lembutnya Yani Helmi menenangkan anak-anak yang sunat untuk tidak takut. Sesekali, Yani Helmi juga mengelus kepala mereka agar lebih rileks.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Bakti sosial rutin digelar setiap tahun ini, merupakan rutinitas yang dilaksanakan oleh wakil rakyat akrab disapa Paman Yani sejak 2016. Jauh sebelum menjabat sebagai dewan provinsi.

Tujuannya tidak lain untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat dalam menjalankan syariat Islam. Sebab biaya khitan (sunat) ditaksir paling sedikit Rp 800 ribu.

“Kegiatan seperti ini kita laksanakan keliling setiap tahun di wilayah Tanah Bumbu dan Kotabaru,” ungkap Paman Yani.

Tidak lupa Paman Yani menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat khususnya Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan Dinas Kesehatan Kalsel.

Selain itu, Paman Yani juga menyampaikan apresiasinya terhadap sinergitas yang terjadi antar Pemkab Kotabaru dan Pemprov Kalsel.

“Kolaborasi ini harus terus dijaga. Apalagi ini demi kesehatan yang merata untuk seluruh masyarakat,” kata Paman Yani.

Plt Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kotabaru, Ahmad Saleh mengaku, selain membantu kebutuhan, bakti sosial ini juga mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga kedepannya bisa dilaksanakan di seluruh Kecamatan yang ada di Kotabaru,” harapnya.

Ahmad Saleh juga berharap SDM dokter di Kabupaten Kotabaru bisa lebih ditambah. Sehingga layanan bisa lebih maksimal.

“Setidaknya setiap Puskesmas ada satu orang dokter,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Kelumpang Hilir, Saiful Rakhman, mengaku target peserta sunatan massal mencapai 200 orang anak.

“Kita bagi pesertanya sesuai desa asal mereka. Jadi pagi Desa Serongga, nanti siang desa lain lagi,” imbuhnya.

Editor: Aditya

Pos terkait

banner 468x60