Kepala DKP3 Banjarbaru : Hindari Tungro dengan Tanam Bibit Unggul

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Abu Yajid Bustami saat memberikan keterangan pers (Foto:EDH)

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru Abu Yazid Bustami mengatakan untuk menghindari hama Tungro pada pertanian salah satunya adalah menanam bibit unggul.

Hal terebut dikatakannya, usai mengikuti pertemuan rutin Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dalam mengatasi keluhan para petani dalam menghadapi hama Tungro, di Jl. Nilam Kerawat Sei Tiung Kecamatan Cempaka atau Lahan Pertanian H Sumedi Kota Banjarbaru.

“Hari ini kami dari Dinas Ketahanan Pangan kota Banjarbaru mengikuti pertemuan rutin KTNA yang juga dihadiri oleh pak Wali Kota. Kami DKP3 sangat mendukung sekali bahwa teman-teman KTNA, Poktan, Gapoktan yang ingin merubah pupuk kimia dengan pupuk organik,” ujarnya.

Tentunya lanjut Abu Yazid, DKP3 memberi dukungan dan menyiapkan support baik pendanaan atau teknologi dengan penempatan penyuluh-penyuluh di lapangan untuk memberikan edukasi.

“Edukasi ini diberikan kepada kelompok pertanian agar bisa menggunakan bahan-bahan yang ada dilingkungannya untuk dijadikan pupuk Organik di kota Banjarbaru,”imbuhnya.

Ketua KTNA H Sumedi saat memberikan keterangan pers dengan media (Foto : EDH)

Abu Yazid menyebutkan dengan adanya “Program RT Mandiri” yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru, ada banyak peternakan, sehingga limbah hasil peternakan dan rumah tangga itu bisa digunakan dalam pembuatan pupuk organik.

Untuk mengatasi hama Tungro, Ia menyarankan untuk para petani agar menanam serempak dan menggunakan bibit unggul tentunya bibit ini tahan terhadap serangan hama tersebut.

“Kami menyarankan kepada semua petani nanti di Oktober – Maret mencoba tanam bibit unggul selain bibit lokal, kita pindah dulu menggunakan bibit unggul karena salah satu upaya memutus mata rantai hama Tungro itu,” tambahnya.

Ia menghimbau kepada poktan dan gapoktan untuk memelihara kebersihan lahannya dijaga, sehingga terhindar dari serangan hama atau penyakit lainnya.

Sementara itu, Ketua KTNA H Sumedi menyambut baik program-program yang disampaikan oleh Wali kota seperti Urban farming untuk menunju Juara. Ia mengartikan agar petani sejahtera. Tidak ada kekurangan, paling tidak bisa menolong dirinya sendiri.

“Sedangkan pembinaan KTNA langsung dari DKP3 kota Banjarbaru, kami mengadakan rapat rutin membicarakan hal-hal dilapangan dan dinas pertanian selalu hadir.

Sumedi mengatakan kehadiran DKP3, selain memberikan pengarahan-pengarahan sekaligus ikut memecahkan permasalahan termasuk usulan-usulan. “Termasuk tadi usulan studi banding yang langsung di akomodir oleh pak wali kota supaya meninjau daerah yang lebih maju dari kita,”pungkasnya.

Editor : Eddy Dharmawan

Pos terkait

banner 468x60