“Kita juga tidak bisa menjustivikasi penyakit apa-apa saja yang bisa dilakukan untuk layanan ini, tetapi seperti hipertensi, diabetes kemudian pasien-pasien yang membutuhkan awareness mempercantik diri itu bisa,”terangnya.
Rumah Sakit Idaman Banjarbaru merupakan rumah sakit pertama daerah di Kalimantan yang mengembangkan pengobatan ini. Dokter Danny juga mengatakan bahwa pengembangan layanan ini sebagai bagian dari arahan Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin, untuk terus berinovasi dalam hal layanan kesehatan yang berdaulat dan bermanfaat.
“Kami juga sudah berkomunikasi dengan komite Sel Punca Indonesia terkait dengan layanan ini pada tanggal 13 Februari 2023 tadi. Secara eksplisit Prof. Amin Subandrio selaku Ketua Komite Sel Punca sangat mendukung dan mendorong layanan ini di luar Jawa,”papar dr Danny.
Dalam pengembangan selajutnya, RSD Idaman Banjarbaru juga akan bekerjasama secara eksklusif dengan Laboratorium Regenic yang merupakan anak perusahaan PT Kalbe Farma Indonesia.
“Kami berharap pelayanan klinis stem Cell ini menjadi layanan klinis unggulan untuk masyarakat Banjarbaru maupun Kalimantan Selatan,”pungkasnya.
Editor : Eddy Dharmawan



















