Wartaniaga.com, Banjarmasin- Jaga keberlangsungan hewan endemik khas Kalimantan Selatan, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), DR (HC) H Supian HK, SH, MH serahkan puluhan ekor Bekantan (nasalis larvatus) kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan (BKSDA) Kalsel
Hewan dengan ciri khas hidung panjang tersebut akan dilakukan Pengembangan biakan di Kawasan Konservasi Hutan Rawa Gelam dan Habitat Hewan Langka Bekantan PT Antang Gunung Meratus (AGM) Kabupaten Tapin.
“Ada 27 ekor Bekantan yang berasal dari Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), sekarang diserahkan secara simbolis ada 5 ekor,” bebernya.
Supian HK menjelaskan puluhan Bekantan tersebut diambil dari habitat aslinya, dikarenakan wilayah yang semakin berkurang akibat kepadatan penduduk.
“Kondisinya sudah tidak memungkinkan bagi hewan langka dilindungi ini untuk berkembangbiak,” ucapnya.
Lanjut, keberlangsungan hewan langka dilindungi itu, maka setelah diterima dari masyarakat, selanjutnya di serahkan ke BKSDA Kalsel, agar nantinya Bekantan dapat berkembangbiak.
Adapun penyerahan tersebut bentuk upaya bersama menjaga keberlangsungan hewan langka dilindungi, karena itu masyarakat harus di edukasi pentingnya melindungi hewan langka hampir punah seperti Bekantan dan lainnya.
“Bekantan ini kan hampir punah, maka harus kita pertahankan, kita lindungi dan dikembangbiakan,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Seksi Wilayah 2 Banjarbaru BKSDA Kalsel, Cecep Budiarto menyatakan, pihaknya apresiasi atas inisiatif dari Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK, yang memiliki jiwa konservasi tinggi untuk melindungi hewan langka seperti Bekantan.
Lebih lanjut, setelah pihaknya menerima penyerahan hewan langka dilindungi ini, maka rencananya hewan Bekantan ini akan kita lepasliarkan di Hutan Ekowisata PT AGM di Rantau, Kabupaten Tapin.
Selain itu, lahan konservasi tersedia lahan sekitar 70 hektare, karena itu diharapkan nantinya Bekantan bisa berkembangbiak.
Editor: Aditya



















