Tingkatkan Efisiensi Produksi Semen, Indocement Komplek Tarjun Beralih ke Listrik PLN

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Kotabaru– PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk (ITP) Tarjun, menjadi konsumen tegangan tinggi Perusahaan Listrik Negara (PLN) pertama di Kalimantan yang mendapatkan pasokan daya listrik sebesar 50.000 kVA dari PLN Kalselteng.

Hal ini ditandai dengan penandatangan kontrak jual beli pada Rabu (10/8).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Adi Lumakso, Direktur Mega Proyek PLN, Wiluyo Kusdwiharto, dan juga Direktur & Sekretaris perusahaan Indocement, Antonius Marcos, General Manager Pabrik Tarjun, Retnawan Widhiantoro, serta jajaran manajemen PT ITP Tarjun dan PLN wilayah Kalimantan.

Direktur Utama Indocement melalui Direktur & Corporate Secretary, Antonius Marcos menyampaikan terimakasih kepada PLN serta pihak-pihak lainnya atas kerja kerasnya sehingga proyek sambungan tegangan tinggi ke PT ITP Tarjun yang berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

BACA JUGA:  Dua Wakil HSU di MTQ Pramuka se Kalsel Raih Juara

“Jaringan kuat dan andal dari PLN mampu meminimalisasi terjadi gangguan operasional sehingga Indocement dapat terus menjaga kualitas produknya serta meningkatkan efisiensi dalam produksi semen,” tutur Marcos.

DIjelaskannya, hal tersebut merupakan salah satu mimpi yang telah terwujud untuk mendapatkan koneksi listrik PLN yang akan membuat pabrik dapat beroperasi lebih stabil dan tidak bergantung pada pembangkit listrik tenaga batubara.

“Kami siap untuk melangkah bersama bekerja bersama dengan PT PLN untuk mengejar mimpi yang lain yaitu dapat membangun fasilitas energi tenaga surya (Solar Panel) untuk mempersiapkan energi hijau di seluruh komplek pabrik Indocement,” tambahnya.

Kemudian, sambungnya, hal itu sejalan dengan new purpose “Material to Build Our Future”, momentum kerjasama penggunaan sambungan listrik tegangan tinggi dengan PLN merupakan bukti nyata langkah Indocement untuk terus mendorong upaya-upaya hijau dengan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil di semua kegiatan operasionalnya.

BACA JUGA:  Tunjukan Sikap Demokratis, Warga Rapikan Baliho yang Saling Menutupi

“Indocement salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi Semen Tiga Roda dan Semen Rajawali, yang saat sekarang dengan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass.

“Untuk jumlah karyawan sekitar 5.000 orang dan mempunyai 13 pabrik dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 25,5 juta ton semen. Sepuluh pabrik berlokasi di kompleks pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat, dua pabrik di kompleks pabrik Cirebon, Jawa Barat, dan satu pabrik di kompleks pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan,” tutupnya menjelaskan.

Sementara, Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Adi Lumakso mengungkapkan, pihaknya senang karena PT ITP dapat menggunakan sumber utama listriknya adalah dari PLN, dan menjadi pelanggan pertama tegangan tinggi di Kalimantan.

BACA JUGA:  Ketua DHC 45 HSS Harapkan Pengurus dan Relawan Tumbuhkan Semangat Pejuangan Pahlawan

“Ini menjadi komitmen PLN, bagaimana upaya untuk mendorong agar bisa menggunakan listrik PLN, selain harganya murah juga pastinya efisien,” katanya.

Disamping itu, katanya secara tidak langsung dapat menumbuhkan perekonomian baik di wilayah maupun bagi negara para umumnya.

Ia juga berharap agar perusahaan lain dapat menggunakan PLN sebagai sumber utamanya seperti halnya PT ITP.

“Apalagi di tengah harga-harga yang sekarang seperti gas dan batubara yang tidak menentu akhir-akhir ini. Oleh karenanya menjadi komitmen PLN dengan menjaga harga yang tetap yang diharapkan akan berdampak positif bagi perekonomian didaerah,” imbuhnya.

Reporter : Anaq
Editor : Nirma Hafizah

L

Pos terkait