Ngopi Jadi Trend Pemuda di Kota Bersujud

  • Whatsapp

Pada awalnya kedai kopi ini bernama Bengkel Coffee, sebuah kedai kopi kecil-kecilan lokasinya pada saat itu masih berada di samping suatu poros kota Batulicin. Sekian lama waktu berjalan, guna ingin mewujudkan sebuah kedai kopi yang layak akhirnya kedai ini berpindah lokasi ke Jalan Citra Permata dan juga berganti nama menjadi Titik Utama.

Menariknya, kedai ini dimiliki oleh 4 orang pemuda. Semuanya adalah teman dekat dengan profesi pekerjaan yang berbeda-beda, namun memiliki visi yang sama yaitu ingin membangun Cafe atau Kedai Kopi di kabupaten Tanah Bumbu.

“Berawal dari saya dan teman-teman saya berempat yang suka nongkrong, terkadang nemuin Kedai Kopi yang agak berisik gitu, jadi kalo ngobrol sama teman kurang asyik. Berangkat dari situ akhirnya kami mulai rencanakan untuk membangun Kedai Kopi sendiri yang mana suasananya lebih tenang dan tidak berisik sesuai dengan konsep Ngopi Asyik Gak Berisik”, ujarnya.

BACA JUGA:  Songsong Periode ke 2, Ibnu Sina akan Digitalisasikan UMKM

Mengusung konsep Ngopi Asyik Gak Berisik kedai ini Juga dihiasi tanaman hijau di setiap keliling halamannya.

Lokasi yang tenang dan tidak berisik karena berada di dalam sebuah komplek perumahan, menjadikan kedai ini rekomendasi bagi yang ingin mencari tempat untuk mengerjakan tugas, ngobrol, ataupun yang ingin mencari sebuah ketenangan dari bisingnya kehidupan perkotaan.

Sementara itu, Pemilik Kedai Kopi Ohana, Fajar Topansyah melihat trend ini semakin tahun tingkat ngopi di kabupaten Tanah Bumbu makin naik.

Pos terkait