“Ini bentuk kepatuhan terhadap peraturan. Sehingga tidak perlu ada perpanjangan,” ucapnya.
Ia pun menyebut konferensi sebagai wadah untuk memberikan kesempatan yang sama terhadap seluruh seluruh potensi yang dimiliki oleh PWI untuk mengemban amanah.
Mantan Ketua PWI Kalsel dua periode tersebut pun mengatakan konferensi digelar dengan mengedepankan asas musyawarah dan demokrasi.
Sehingga harus memperhatikan etika dan akhlak dalam pelaksanaannya. “PWI Kalsel merupakan bagian dari PWI seutuhnya. Sejauh ini kita mendapatkan apresiasi dari PWI Pusat. Sehingga harus kita jaga bersama hal itu,” ingatnya.
Selain mengagendakan konferensi, Rapat Pleno tersebut juga membahas terkait pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan, Tali Asih Ramadhan dan pelaksanaan Porwanas 2022 yang akan digelar di Malang pada Oktober nanti.
Reporter : Ahmad Syarif
Editor : Aditya




















