DPW PPP Kalsel Zona Kalimantan Gelar Workshop dan Bimtek

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Kalimantan Selatan (DPW PPP Kalsel) gelar workshop dan bimbingan teknis (Bimtek) untuk sejumlah kader anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Jumat (4/2).

Wakil Ketua Umum DPP PPP, Ermalena menjelaskan workshop dan Bimtek tersebut sebagai salah satu usaha yang telah dilakukan oleh partai.


“Melalui ilmu yang diberikan oleh narasumber, dapat menghantarkan PPP Kalsel kembali pada masa kejayaan,” bebernya, Jumat (4/2).

Ia menyatakan optimistis terhadap PPP Kalsel dapat menjadi pemenang dalam Pemilihan Umum tahun 2024.

“Ketika Pemilu 2019 terdapat kader partai atau simpatisan yang mencari jalan lain, kedepan kita ajak kembali,” paparnya.

Perlu diketahui Pilkada tahun 2014 lalu, PPP Kalsel berhasil mengumpulkan sebanyak 45 kursi dan kehilangan 7 kursi dengan rincian Banjarmasin 5 kursi, Barito Kuala 1 kursi Banjarbaru 4 kursi, Banjar 7 kursi, Tanah Laut 3 kursi, Tanah Bumbu 2 kursi, Kotabaru 4 kursi, Tapin 2 kursi, HSS 1 kursi, HST 4 kursi HSU 4 kursi, Balangan 5 kursi, Tabalong 2 kursi.


Angka tersebut terus menurun hingga di Pilkada 2019 dengan hanya mengumpulkan sebanyak 35 kursi dan kehilangan 3 kursi dengan rincian Banjarmasin 2 kursi, Barito Kuala 1 kursi, Banjarbaru 4 kursi, Banjar 5 kursi, Tanah Laut 2 kursi, Tanah Bumbu 1 kursi, Kotabaru 4 kursi, Tapin 1 kursi, HSS 1 kursi, HST 3 kursi, HSU 4 kursi, Balangan 5 kursi, Tabalong 2 kursi.

“Kita harapkan hal ini ditelaah secara hati-hati, agar dapat mengembalikan kursi, bahkan bonus kursi yang diperoleh,” harapnya.

Lanjut, provinsi Kalsel sebagai salah satu basis pemenangan yang menguntungkan bagi PPPPPP secara nasional.

Senada, Ketua Umum DPW PPP Kalsel, Aditya Mufti Arifin mengatakan peserta dapat mengikuti Workshop dan Bimtek hingga akhir, mengingat banyak informasi dan pelajaran yang perlu didalami.

“Mulai dari peningkatan SDM, pemenangan PemiluPemilu 2024,” ujarnya.

Aditya juga mengakui pada Pemilu tahun 2024 memiliki tantangan tersendiri, mengingat pandemi Covid-19 sedang melanda.

“Kita tidak bisa mengumpulkan massa untuk menggelar pertemuan,” jelasnya.

Lebih lanjut, perlu trobosan terbaru untuk menjalankan keinginan bersama, sehingga tujuan PPP dapat tersampaikan kepada masyarakat.

Selain itu, tantangan selanjutnya adalah generasi muda yang menjadi pemilihan pemula, sehingga perlu pendekatan yang berbeda agar berkeinginan untuk memilih PPP.

“Kami selalu berusaha untuk mencapai target yang ditentukan dengan strategi terbaru,” tuturnya.

Selain itu, dirinya juga mewanti- wanti seluruh peserta workshop dan bimtek untuk tidak meninggal acara tanpa alasan jelas, mengingat akan ada sanki yang diberikan.

Editor: Aditya

Pos terkait