Tingkatkan Kemampuan, Kementan Gelar Pelatihan Alsintan Bagi Tenaga TEFA

Ditambahkan Dedi Nursyamsi, pelaku pertanian harus link dan match dengan dunia usaha/dunia industri. Sehingga ketika lulus, langsung terjun sebagai petani milenial andal, kreatif dan berdaya saing, serta mampui bekerja professional sebagai insan pertanian yang mampu menggerakan produktivitas pangan ke arah ekspor dan menjadikan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

“Pendidikan vokasi pertanian memiliki tujuan untuk menghasilkan alumni yang berkualitas, qualified job creator atau bisnis entrepreneurship yang tinggi, itu sudah merupakan keharusan,” katanya.

Oleh sebab itu untuk mendukung dan terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan pelaku di Tefa, SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis dari Kementan kembali menggelar Pelatihan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) yang dilaksanakan di SMK-PP N Banjarbaru.

Selama 4 hari terhitung sejak Rabu, (19/1/2022), Pelatihan ini sendiri diikuti oleh 8 peserta yang merupakan Petugas dari 4 Lahan Praktek SMK-PP N Banjarbaru, yaitu Guntung Lua, H. Idak, Guntung Payung, dan Cempaka.

Tegar Riki Subangkit selaku Penangung Jawab pelatihan ini menjelaskan, “Tujuan pelatihan memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi tenaga teknis tentang pengoprasian dan perawatan alsintan guna mendukung Teaching Factory di SMK-PP N Banjarbaru”, Ujarnya.

Pos terkait