Mahrus Aryadi : Otoritas Pengelolaan Satwa Dlindungi Ada di BKSDA

  • Whatsapp
Dr Ir Mahrus Aryadi Msc Kepala Balai KSDA Provinsi Kalsel

Wartaniaga.com, Banjarbaru – Pengelolaan satwa yang dilindungi adalah merupakan salah satu tugas dan wewenang Badan Konservasi Sumber Daya Alam Indonesia dalam menjaga dan memelihara kelangsungan hidupnya.

Demikan disampaikan Dr Ir Mahrus Aryadi Msc Kepala Balai KSDA Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kepada Wartaniaga di ruangan Kantor BKSDA Jl P M Noor Banjarbaru, Kamis (9/12) petang.

Salah satu destinasi wisata yang menjadi sorotan saat ini adalah pulau Curiak, yang mana di pulau tersebut merupakan kawasan konservasi dan riset bukan saja di Kalimantan Selatan bahkan sampai manca negara.

Menyikapi hal ini Mahrus mewanti-wanti kepada pengelola agar berhati-hati dengan ekploitasi Bekantan yang merupakan salah satu hewan dilindungi serta menjadi Ikon pulau ini.

BACA JUGA:  Siaga Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Tempat Tidur

“Otoritas untuk memelihara dan melindungi Bekantan tersebut hanya dilakukan oleh BKSDA tidak ada yang lain,”tegasnya.

Dia menambahkan bahwa Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) bekerja dengan BKSDA dalam rangka untuk penanganan konflik satwa Bekantan, misalnya terjadinya kecelakaan dan para SBI di ijinkan melakukan perawatan.

Setelah perawatan dan sembuh Bekantan tersebut harus dirilis kembali kehabitatnya bukan dibawa pulang atau ditempatkan bukan di habitat asalnya yaitu pulau Curiak.

L

Pos terkait