“Selama masa pandemi ini, kita juga telah mendistribusikan bantuan alat kesehatan di beberapa wilayah. Kita juga terus mengembangkan “Gerakan Nasional Orang Tua Asuh” dan “Perwira Peduli Anak Asuh” di TNI AU untuk mengakomodir dan memberikan perhatian kepada anak kurang mampu dan yatim TNI AU,”ucapnya.
Selanjutnya, Inong Fadjar Prasetyo juga mengungkapkan bahwa PIA AG berkolaborasi dengan TNI AU dalam memajukan aspek pendidikan, yakni melalui pencanangan program “PIA goes to school” dan “TNI AU goes to school”.
Hingga saat ini telah memiliki lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan Yasarini yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dan masih terus bersama meningkatkan kualitas dan mutunya, sehingga dapat menjadi sekolah-sekolah andalan TNI AU yang dapat mencetak anak-anak didik yang mumpuni.
Danlanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Yulmaizir Chaniago dalam sambutannya mengatakan bahwa sejak organisasi PIA AG berdiri 65 tahun yang lalu, sudah banyak peran yang dilakukan oleh organisasi ini, mendukung serta menyejahterakan kehidupan keluarga prajurit TNI AU, dan peran tersebut terus berjalan hingga saat ini.
“Keberadaan PIA AG dalam kiprahnya di TNI AU sangatlah penting, karena dapat memotivasi dan memberikan dukungan moril terhadap keluarga termasuk peran suami dalam melaksanakan tugas, serta pemahaman yang mendalam kepada para anggotanya akan tugas-tugas suami selaku prajurit TNI AU,”papar danlanud.
Dia menambahkan bahwa PIA AG juga menjadi wadah bagi para anggotanya untuk dapat belajar dan berinovasi. Hal senada juga disampaikan Ketua PIA AG Cab 11/DII Lanud Sjamsudin Noor Jenny Maizir SE MM.




















