Lebih lanjut ia menyampaikan, pemerintah melakukan program Karangan Pangan Lestari yang sasarannya kelompok tani atau wanita tani yang ada didesa-desa.
“Mereka diberi bantuan pemerintah berupa uang yang kegiatannya melakukan penanaman dipekarangan baik itu dipekarangan anggota, demplot ataupun rumah bibit, dengan adanya pekarangan itu mereka nantinya akan menghasilkan sayur-sayuran, sayur-sayuran itulah bisa dikonsumsi untuk mereka konsumsi dan itu terjamin serta aman dikarenakan tidak menggunakan bahan kimia,” ucapnya.
Adapun untuk penyajian makanan yang lengkap dan bergizi ia menyampaikan prisinya B2SA ada namanya makanan pokok yang terdiri dari karbohidrat yang tidak selalu beras.
“Karbohidrat bisa dari bahan non beras maupun non terigu, adapun untuk gizi yang berimbang setiap makanan Bapak, Ibu atau anak berbeda porsinya, kalau semua itu diterapkan masyarakat bisa sehat dan aman, apalagi dengan program B2SA masyarakat yang menanam dipekarangan otomatis untuk segi keamanan lebih terjaga dikarenakan kita tidak mungkin menyiram sendiri dengan pestisida atau bahan kimia lainnya,” lanjutnya.
Reporter : Darma Setiawan
Editor : Nirma Haizah



















