Desa Bandar Raya Dikunjungi Tim TPK2D Kalsel

  • Whatsapp
L

Wartaniaga.com, Kotabaru-Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Kalimantan Selatan melakukan penilaian peningkatan kualitas keluarga di Kabupaten Kotabaru.

Adapun desa yang menjadi lokasi khusus (lokus) adalah desa Bandar Raya, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar.

Acara yang digelar di Operation Room dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga Ir.Titik Haryanti, Mp, Tim Penggerak PKK Provinsi Kal-Sel yang diwakili pokja 1 Kartinah, Kepala Dinas PPPAPPKB Drg. Cipta Waspada, Wakil Ketua II Tim Penggerak PKK Kotabaru Yulianti Zairina dan sejumlah Kepala Dinas yang berhubungan dengan peningkatan kualitas keluarga di Kabupaten Kotabaru, serta Camat Pulau Laut Tanjung Selayar.

BACA JUGA:  Bersatu Lawan Covid-19, Bunda Sri Ajak Jadi Teladan di Masyarakat

Wakil Ketua II Tim Penggerak PKK kabupaten Kotabaru Yulianti Zairina menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telibat pada kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan ini bisa membantu masyarakat untuk lebih kuat dan meningkatkan kualitas di semua aset.

Ia berharap, agar masyarakat Desa Bandar Raya bisa lebih mandiri untuk memajukan Desa Bandar Raya dan membawa nama baik Kecamatan Tanjung Selayar untuk ke depannya.

Kepala PPPAPPKB Kotabaru, Dr Cipta Waspada memaparkan, untuk jumlah penduduk di Desa Bandar Raya ada sebanyak 404 jiwa dengan 122 kepala keluarga.

“Karena Pandemi COVID 19 kegiatan kita harus terbatas, tidak maksimal dengan harus tetap mematuhi protokol kesehatan,”ujarnya, Selasa (16/11).

BACA JUGA:  3 Warga Terjaring Saat Ops Yustisi Penerapan Prokes di Amuntai Tengah

Kabid Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga, DP3A Prov KalSel sebagai tim penilai, Ir Titik Haryanti menjelaskan dalam peningkatan kualitas keluarga, ada 4 hal yang perlu dilakukan antara lain Ketahanan masyarakat kepada pelayanan kesehatan serta mencegah perkawinan anak,” ucap Ir.Titik Haryanti

Reporter : Anaq
Editor : Aditya

L

Pos terkait