Tas Khas Kalteng Tembus Pasar Manca Negara

Meski demikian, disaat pandemi seperti sekarang ini omset penjualan tasnya turun hingga 80 persen.

“ Kalau dulu bisa ratusan tas terjual sebulannya dan tenaga kerja yang membantu juga banyak tapi sekarang jauh, belasan tas aja syukur,” jelasnya seraya menambahkan dirinya tidak hanya memproduksi tas tetapi juga dompet, sepatu, kipas dan sendal.

Walau begitu Mastaliah tak berputus asa, penjualan secara online sudah mulai dilakukannya sejak beberapa bulan terakhir.

“ Dibantu anak saya, produk-produk kami ini juga dipasrkan secara online baik dari sosmed maupun marketplace, termasuk melalui lapakniaga. Sambil berharap semoga pandemi ini cepat berakhir dan ekonomi bisa pulih kembali,” tutup ibu 4 anak ini.

Reporter : Zainal Abidin
Editor : Nirma Hafizah

Pos terkait