Wabup HSS Gelar Audiensi Pembangunan dengan Milenial Pelaku UMKM

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Kandangan- Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Syamsuri Arsyad beraudensi dengan milenial pelaku UMKM.

Mengambil tema Peran milenial bagi Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten HSS kegiatan ini laksanakan di Pedopo wakil Bupati HSS  ,Rabu ( 23/12).

Selain menghadirkan Wakil Bupati HSS juga dihadiri narasumber lain yakni Manager PLN Kandangan, Dadin, Yayasan Rumah Kreatif Nur Borneo dan Bank Kalsel Kandangan.

Menurut Wabup dampak pandemi menjadi konsen Pemda khususnya pada sektor UMKM yang juga ikut merasakan dampaknya.

Syamsuri mengatakan ada beberapa regulasi dan kebijakan yang dilakukan pemda diantaranya adalah membagikan modal kepada pelaku umkn terdampak covid .

“Belum lama tadi kami memberikan 20 Smartphone  beserta paket data , tujuannya adalah mengedukasi para pelaku usaha yang tidak memiliki kemampuan secara tehnologi untuk tidak tertinggal , ini juga tentunya akan mempermudah dan membatu meningkatkan Promosi Umkn,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Smart Umrah Banjarmasin Cari Agen dan Marketing

Dikatakan Kak Choe, panggilan akrabnya ini agar pada milenial pelaku UMKM yang baru akan memulai usahanya untuk membaca prilaku konsumen , bangun relasi, saling berkolaborasi saling bantu mambantu serta jangan minder untuk berbisnis  mulailah dari hal kecil.

“Segala sesuatunya itu pasti dimulai dari yang kecil yang nantinya akan berkembang menjadi besar, serta yang sangat penting juga agar bisa membangun relasi dengan siapa saja, karena dengan banyak relasi akan sangat membantu dalam proses perkembangan usaha yang dijalankan” tutup Wabup

Sementara itu, Yayasan Rumah Kreatif Nur Borneo yang telah berhasil membina dan memberikan bekal ke ahlian terhadap para ibu-ibu sejak tahun 2012 cukup berhasil mencetak  tenaga trampil yang menghasilkan berbagai produk.

BACA JUGA:  Sumo Sale, Sensasi Baru Beli Mobil Nissan

Ketua Yayasan tersebut, Hawa tidak menampik jika permasalahan permodalan menjadi salah satu kendala yang aering dihadapinya pelaku usaha UMKM.

Pos terkait