Banjarmasin Level IV Lagi, Walikota Ibnu Sina Kecewa

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Menyusul keputusan Pemerintah Pusat yang kembali menempatkan Banjarmasin pada PPKM level IV membuat kecewa Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menyebutkan bahwa di Banjarmasin saat ini tingkat positivity rate masih terbilang rendah dibandingkan dengan beberapa daerah lain yang memiliki positivity rate yang lebih tinggi, namun berada di level II.

“Kalau dibandingkan dengan tingkat Provinsi. Ada Provinsi yang positivity rate nya di atas angka 7, bahkan ada yang sampai 10, kok level II,” jelasnya kepada awak media, Selasa 05/10,2021.

“Ini sebuah keputusan yang kontradiktif, dari sebuah kebijakan inkonsisten, kalau merujuk kepada positivity rate dijadikan sebagai indikator dalam penilaian level,” imbuhnya saat pelaksanaan vaksinasi di STIE Nasional Banjarmasin.

BACA JUGA:  Hipmi Banjarmasin Masih Membuka Pintu Bagi Caketum Kalsel

Selain itu, Machli juga meminta agar Pemerintah Pusat bisa segera memberikan klarifikasi terkait hasil tersebut, karena melihat dari Provinsi Kalsel, tingkat positivity rate beberapa Kabupaten Kota lainnya bahkan ada yang lebih tinggi dari Kota Banjarmasin.

“Ada Kabupaten Kota yang positivity rate nya lebih tinggi di Banjarmasin kok berada di level II. Tentunya dengan ini kami meminta klarifikasi dari Pemerintah Pusat,” paparnya.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina juga merasa kecewa atas keputusan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat tersebut, lantaran hingga sampai saat ini Banjarmasin masih berada di PPKM Level IV.

“Kami hanya merasa kecewa kenapa Banjarmasin masih berada di Level IV,” ujarnya.

BACA JUGA:  DKP3 Banjarmasin Cetak Puluhan WUB Bidang Ternak

Dengan keputusan Pemerintah Pusat yang masih berada di level IV ini, Ibnu mengakui bahwa kasian kepada Masyarakat yang telah turut membantu menekan laju angka Covid-19 ini.

“Kalau seperti ini terus masyarakat warga kota Banjarmasin, apalagi saat ini geliat ekonomi sudah mulai terasa dan bangkit lagi, tetapi tiba-tiba status kita masih PPKM Level IV,” katanya.

Reporter : Ahmad Syarif
Editor : Edy Dharmawan

L

Pos terkait