Dewan Minta Biro Perekonomian Segera Buat Draf Raperda MIM Rp 3 Triliun Bank Kalsel

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta Biro Perekonomian Provinsi untuk mulai menyusun draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penambahan Penyertaan Modal terkait Rencana pemenuhan Modal Inti Minimum (MIM) Bank Kalsel senilai Rp 3 Trilun yang harus dipenuhi pada tahun 2024.

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo, dalam rapat bersama antara Pemprov dan Jajaran Komisaris Bank Kalsel mengatakan kesiapan Perda selain ada landasan hukumnya, sekaligus akan memudahkan dan memperkuat koordinasi serta pembahasan, mengingat penambahan penyertaan modal ini melibatkan 13 kabupaten/kota sebagai pemilik saham.

“Saya minta Biro Prekonomian untuk segera menyusun draf raperda Penambahan penyertaan modal untuk Bank Kalsel ini,” ucapnya Kamis(9/9).

BACA JUGA:  Apresiasi Kepercayaan Nasabah, Bank Kalsel Gelar Undian Simpeda KPE 2020

Komisi II membidangi ekonomi dan keuangan sepenuhnya mendukung rencana untuk pemenuhan modal inti bank daerah yang kini baru memiliki modal Rp 1,8 triliun dan masih kurang sebesar Rp 1,2 triliun.

Kendati cukup berat, karena kondisi prekonomian secara umum tengah menurun akibat pandemi Covid-19. Namun harus ada solusi untuk mengejar target pemenuhan modal inti Bank Kalsel pada 2024 mendatang.

“Jika tak tercapai, maka bank Kalsel berpotensi jadi bank perkreditan semata,” katanya.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakueda) Agus Dian Noor, yang juga hadir saat itu mengaku belum bisa memastikan berapa nominal yang akan dipatok.

Menurutnya, cukup sulit untuk memastikan berapa nilainya, karena harus menghitung seksama.

BACA JUGA:  Bank Kalsel Tetap Salurkan KUR Ditengah Pandemi Covid-19

Rapat pertemuan kurang lebih 3 jam petang itu, selain dihadiri jajaran pemprov, juga dihadiri pimpinan OJK Regional IX Kalimantan, jajaran direksi dan para Komisaris Bank Kalsel.

Terkait kecukupan modal minimun yang disyaratkan OJK, Komisaris Utama Bank Kalsel, Arie Bastari, menjelaskan, dirinya sudah melakukan loby-loby kepada semua kepala daerah di 13 kabupaten/kota se Kalsel.

Dari hasil pertemuan bersama semua kepala daerah, lanjut Arie, mereka menyatakan siap untuk menambahkan penyertaan modalnya.

“Jadi saya sudah turun menemui kepala daerah di 13 kabupaten/kota. Mereka sepakat dan siap menambah penyertaan modal,” imbuhnya.

Editor: Aditya

L

Pos terkait