Dampak PPKM Level 4 Lebih Parah dari PSBB

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjarmasin- Diterpkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di kota Banjarmasin dan Banjarbaru dipastikan akan berdampak terhadap sektor ekonomi dan bisnis di kedua kota ini, salah satunya perhotelan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI) Kalimantan Selatan (Kalsel), dr Hj Rosaly Gunawan memperkirakan PPKM level ini akan lebih memukul bisnisnya dibanding PSBB yang diterapkan pada awal pandemi tahun lalu.

” PPKM level 2 kemarin aja kami sudah mengalami penurunan sekitar 30-40 persen, apalagi level 4,” ujarnya saat dihubungi Wartaniaga.com, Minggu (25/7).

Ia memperkirakan pemberlakuan PPKM level 4 ini akan menurunkan pendapatan sektor perhotelan dan restoran sampai 80 persen.

” Jelas pasti akan turun pendapatan kami, bahkan bisa lebih terpuruk sampai diangka 80 persen. Dampak PPKM level 4 lebih parah dari PSBB,” ucap pemilik hotel Rodhita ini.

BACA JUGA:  Sebanyak 29 Sekolah Terdampak Banjir Kalsel

Meski demikian, dirinya mendukung pemberlakuan PPKM di kedua kota ini demi berlalunya pandemi.

” Kami mendukung kebijakan pemerintah ini, tetapi hendaknya ada stimulasi untuk sektor perhotelan dan restoran untuk meringankan beban kami. Misalnya keringan pembayaran pajak, PLN, PDAM atau retribusi lain,” pintanya.

Selain itu, Rosaly mengharapkan pemerintah tidak tebang pilih dalam penegakan aturan PPKM ini.

Pos terkait