Adapun, apabila event dapat berjalan terdapat 3000 penggiat yang bakal terjun langsung, tentu hal ini dapat mendorong kemajuan perekonomian banua.
Selanjutnya, dalam sebuah event yang berjalan terdapat beberapa elemen masyarakat ikut tergabung, mulak dari penyedia jasa panggung, sound system, penari, band, sehingga karyawan dapat ikut berpartisipasi.
“Ini tentu saja dapat menggeliat perekonomian banua,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Syaripuddin SE menekankan, setiap pelaku usaha event organizet untuk menyiapkan mekanisme simulasi acara, SOP penyelenggaraan, serta menyediakan petugas pengawas dari Gugus Tugas.
“Ini agar semuanya bisa berjalan bersamaan, hal lain seperti aturan, izin, rekomendasi akan dibicarakan dengan Gugus Tugas,” bebernya.
Ia mengatakan dengan terpenuhi semua persyaratan yang telah dilakukan, sehingga event yang akan diselenggarakan dapat berjalan dengan lancar dan terhindar dari bahaya Covid-19.
Selanjutnya, penyelenggaraan event organizer dapat meningkatkan perekonomian banua, dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada, serta saling berbagi terhadap sesama.
“Pengusaha event saling berbagi, saling membantu,” harapnya.
Tidak dapat dipungkiri, event organizer dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kalimantan Selatan.
Editor : Aditya



















