Bank Kalsel dan Pemkab Banjar Kolaborasi Sosialisasi Program Rutilahu dan UEP KUB

  • Whatsapp

Wartaniaga.com, Banjar- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar berkolaborasi dengan Bank Kalsel sosialisasikan rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu) dan Usaha Ekonomi Produktif Kelompok Usaha Bersama (UEP KUB).

Wakil Bupati Banjar, H. Said Idrus Al Habsyie mengatakan, Kabupaten Banjar masih rentan dengan permasalahan sosial, terlebih lagi setelah bencana banjir dan Pandemi Covid-9 yang masih melanda.

“Persoalan tersebut menjadi perhatian utama Pemkab Banjar,” ucapnya.

Oleh karena itu dirinya meminta Dinas Sosial dalam penanganan program harus benar-benar mempunyai data yang valid agar dalam penyaluran dan pelaksanaan tepat sasaran dan memberikan manfaat dan berkah bagi semua.

Ia mengatakan program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Banjar dan berharap semua permasalahan sosial dapat dikerjakan bersama sama-sama. Sehingga tidak ada kendala di kemudian hari.

BACA JUGA:  Aksi Peduli Bank Kalsel Terhadap Korban Banjir

Sementara menurut, Kadinsos H Ahmadi mendapatkan bantuan rehabilitasi meliputi untuk perbaikan, lantai, atap, dinding serta disesuaikan dengan kebutuhan rumah yang direhab dengan nilai rehabilitasi Rp 15 juta per rumah dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Banjar.

“Bedah rumah atau rehabilitasi sendiri ada 7 katagori dengan dana berbeda dan stakeholder berbeda. Misal ada dari BNPB, BPBD dan pihak lainnya. Program rehabilitasi hari ini bekerja sama dengan CSR pihak ketiga, yaitu Bank Kalsel,” jelas Ahmadi.

Program rehabilitasi ini, lanjut Ahmadi, dimulai sejak 2017 dengan target capaian 7.000 rumah. Hingga saat ini, baru 201 yang terlaksana atau sama dengan masih tersisa 97 persen yang harus dikerjakan.

BACA JUGA:  Mari Berinvestasi Emas Bersama Bank Kalsel

Kegiatan dihadiri Kadinsos Banjar, H Ahmadi, Kepala Kantor Cabang Bank Kalsel Martapura, Iwan, Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinsos, Martha, perwakilan UEP KUB dan 13 penerima bantuan rutilahu.

 

Editor: Aditya
Sumber: Ist

L

Pos terkait