Budidaya Ikan Papuyu Sistem Bioplok Lebih Hemat Hingga 300%

  • Whatsapp
Walikota Banjarbaru, Aditya sedang menyaksikan panen ikan papuyu

Wartaniaga com, Banjarbaru- Budidaya perikanan air tawar sering menggunakan kolam yang  cukup besar dan pengelolaannyapun cukup rumit, sehingga yang tidak mempunyai lahan yang luas sulit untuk membudidayakan ikan air tawar ini.

Namun kendala itu sudah bisa teratasi  dengan memakai sistem budidaya bioplok lebih hemat hingga  300%.

Kalau sistem konvensional daya tampung ikan Papuyu (Betok,Betik) permeter kubik hanya bisa maksimal 100 ekor sedang dengan sistem Bioplok bisa menampung hingga 300 ekor.

Salah seorang pembudidaya sistem Bioplok adalah Hilmi yang sudah berkecimpung dalam pembudidayaan sistem ini sudah lebih dari 6 tahun menilai sistem bioplok selain mudah juga lebih hemat.

Awalnya dia melihat kesulitan para pembudidaya ikan air tawar di daerah Balangan yang airnya pasang surut, sehingga apabila menemui musim kemarau para pembudidaya ikan ini tidak bisa untuk pembudidayaan karena tergantung dengan air sungai.

BACA JUGA:  Di Masa Pandemi, Omset JNE Tumbuh Hingga 25 Persen

Sebagai seorang yang bekerja dibidang perikanan Hilmi tertantang untuk membudidayakan dengan menggunakan air dikolam penampungan setelah beberapa kali mengalami kegagalan akhirnya ditemukanlah sistem Biolplok dengan penggunaan air dikolam penampungan dan airnyapun bisa bertahan lama hingga sampai beberapa tahun tidak perlu diganti.

Sistem ini juga menjawab tantangan bagi para pembudidaya ikan air tawar bisa memanfaatkan pekarangan rumah atau belakang rumah yang sempit.  Dengan pembuatan kolam penampungan air berdiameter 2 meter kubik bisa menampung bibit ikan papuyu sampai dengan 500 ekor.

Hilmi saat menunjukan bioplok miliknya

Bandingkan dengan sistem konvensional paling bisa hanya 150 ekor maksimal itupun air harus diganti dalam beberapa minggu.

Selain hemat tempat juga hemat air, dalam waktu 2/3 hari air bekas limbah makanan dan kotoran bisa dikeluarkan dengan membuang keluar sekitar 2% airnya.

L

Pos terkait