Majukan Perekonomian Banua, Pemprov Kalsel Harapkan HIPMI Dapat Terus Bersinergi

  • Whatsapp

Wartaniaga.com,Banjarmasin- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan harapkan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Selatan terus bersinergi tingkatkan perekonomian banua.

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA mengatakan
sesuai data menunjukkan angka perekonomian Indonesia selama pandemi Covid terkontraksi atau menurun 2,14%.

Demikian pula perekonomian di Kalsel juga mengalami kontraksi pada pertumbuhan ekonomi sebesar 2,94% pada Triwulan IV tahun 2020. Kemudian hal juga sama terjadi untuk sektor PDRB. Untuk pertama kalinya Kalimantan Selatan mengalami penurunan hingga minus 1,8%. Dibandingkan tahun 2017 5,28% dan tahun 2018 5,8% dan tahun 2019 4,04%.

“Dunia usaha termasuk HIPMI terus bersinergi bersama meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ucapnya pada acara Musyawarah Daerah XV Badan Perwakilan Daerah (Musda) HIPMI Kalimantan Selatan, Selasa (9/3/2021) di Rattan Inn Banjarmasin.

BACA JUGA:  Perdana di Kalsel, Porang Chips Balangan Melenggang Menuju Negara Jepang

Lanjut, pihaknya membutuhkan kerja keras HIPMI untuk beradaptasi dengan situasi pandemi yang sedang melanda , untuk membangkitkan dan melesatkan kembali perekenomian Indonesia.

Tertekannya sektor PDRB atau sektor industri ini membuat angka pengangguran meningkat, dan sudah menjadi kewajiban bagi para pengusaha untuk menciptakan lapangan usaha baru.

Meski Kalsel terkenal secara nasional dengan pertambangan batu bara, diharapkan para pengusaha muda terutama yang tergabung dalam HIPMI mulai memikirkan perkembangan bisnis di sektor renewable.

“Karena batu bara bukan renewable energy, maka mulai dari sekarang kita harus mulai mengembangkan sayap pada sektor selain tambang.”

Safrizal juga mengaku khawatir tentang masih adanya impor produk dari luar negeri, meski sebenarnya bisa diproduksi di dalam negeri. Paslanya Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat kaya, seperti karet, singkong, jagung, padi, dan lain-lain.

BACA JUGA:  Sikapi Corona, Pemko Gelar 'Pasar Wadai' Secara Online

Hal inilah yang menjadi tantangan agar HIPMI dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah agar merambah sektor baru, yaitu pengolahan komoditi pertambahan nilai dijual.

L

Pos terkait