PBFI Kalsel Tancap Gas

Yudha menjelaskan sebenarnya pihaknya hanya menargetkan 100 anak yang di khitan secara gratis namun yang mendaftar justru 110 orang.

“saat ini kan masa pandemi Covid 19 juga anak-anak libur sehingga sangat tepat jika kita menggelar kegiatan ini,” jelas dia.

Untungnya kegiatan ini juga di dukung Dinkes Korem 101 Antasari yang menerjunkan 12 dokter.

Salah satu peserta Khalid Faeya AR (8) tahun mengaku sangat senang akhirnya bisa melakukan khitan. Bahkan siswa kelas 2 SDN Sungai Andai 3 Banjarmasin ini khitan yang dilakukan tidak sakit sama sekali.

“Tadi sakit sedikit saja,” kata Eza sapaan akrabnya.

Eza pun menghaturkan ucapan terimakasih kepada pengurus PBFI Kalsel, BSC Banjarmasin dan jemaah masjid telah menggelar kegiatan ini secara gratis.

“Apalagi tadi dapat hadiah, sarung, peci dan duit,” kata Eza senang.

Editor : Ahmad Yani

Pos terkait