Dia berharap setelah nanti diserah kepada masyarakat, potensinya bisa dimaksimalkan untuk dikelola, dan Disbudpar akan tetap melakukan pengawasan terhadap kawasan wisata itu, khususnya dari fasilitas yang disediakan disebut.
“Jadi, kalau wisata sedang melakukan penyusuran sungai mereka bisa sekalian mampir ke dua lokasi tadi, biasanya mereka hanya lalu saja, dengan adanya ekonomi sektor tersebut bisa menambah daya tarik wisata untuk datang dan menikmati wisata di kota seribu sungai ini,” ucapnya.
Kendati diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat, pihaknya tetap akan mengawasi kondisi dua fasilitas terapung tersebut. “Terutama dari segi pengelolaan dan pengawasan akan tetap kita lakukan, ini agar tidak ada hal yang tidak diinginkan misalnya ada yang menyalahgunakan tempat itu yang berpotensi berkurangnya wisatawan.
Ikhsan juga menyebutkan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kota Banjarmasin dalam hal meningkatkan destinasi wisata susur sungai.
Penulis : Ahmad Yani



















