Direktur Investasi PT Jasa Sarana, Indrawan Sumantri menjelaskan sesuai dengan Head of Agreement, PT Jasa Sarana dan Fintech Lumbung Dana sepakat untuk melakukan inisiasi kerjasama bisnis atas potensi usaha yang dimiliki oleh masing-masing pihak.
Sebagai langkah awal pelaksanaan Kerjasama tersebut telah di tandatangani perjanjian Kerjasama yaitu Fintech Lumbung Dana dengan PT Jabar Energy yang merupakan anak perusahaan dari PT Jasa Sarana .
Diungkapkan Indrawan Kerjasama dengan Fintech Lumbung Dana merupakan kerja sama yang win win solution, dimana Jabar Energy dalam menyalurkan gas alam dengan membangun jaringan gas ke perumahan selama ini menggunakan dana APBD, maka sudah saatnya ketergantungan dengan APBD dikurangi dengan melibatkan pihak ketiga.
“ Ini sebagai alternatif pembiayaan dan calon pelanggan menjadi mandiri dengan melakukan pembiayaan sendiri atas biaya penyambungan jaringan gas tersebut. Semua biaya tetap sama, selama ini harus menunggu anggaran Jabar Energy maka sekarang pelanggan memiliki alternatif pembiayaan sendiri sehingga waktu pemasangan lebih cepat,” jelasnya.
Sekedar diketahui, PT Jabar Energy (Jabar Energy) merupakan perusahaan Indonesia yang bergerak dibidang energy, minyak dan gas bumi.
Saat ini Jabar Energy menyalurkan dan melakukan pemasangan pipa gas alam di daerah Depok, Jawa Barat. PT Jasa Sarana menargetkan Jabar Energy untuk dapat menyalurkan gas alam ke UMKM dan Retail Jawa Barat dengan target 1.000.000 pelanggan atau Rp 10 Triliun dengan proses perijinan dari pihak berwenang secara bertahap.
Dalam rangka mencapai target tersebut serta memberikan ketersediaan akses dan alternatif pembiayaan kepada UMKM dan Retail maupun calon pelanggan Jabar Energy bekerjasama dengan Fintech Lumbung Dana yang menyediakan akses pembiayaan pemasangan jaringan gas tersebut.
“Pemasangan pipa gas alam dengan target 1.000.000 pelanggan tersebut diharapkan dapat tercapai dalam waktu 5 tahun,” tambah Indrawan.
Lebih jauh Yoga Mahesa, Direktur Utama Fintech Lumbung Dana mengapresiasi Kerjasama yang telah dijalin. “Tentu kerjasama ini diyakini akan memberikan manfaat yang besar kedua belah pihak dan masyarakat untuk kemajuan dan pengembangan UMKM dan Retail di wilayah Jabar,” ucapnya.
Dirinya berharap dengan tersedianya akses pembiayaan permodalan, maka sambungan jaringan gas bisa segera diwujudkan untuk pelaku UMKM dan Retail di Jabar serta dapat menggeliatkan ekonomi.
“Target akses pembiayaan Rp 10 trilun untuk 1 juta pelanggan tentu sebuah amanah yang terhormat untuk Lumbung Dana dalam berkontribusi untuk pembangunan ekonomi Indonesia,” ucapnya.
Pada kesempatan ini, Yoga juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat dan pemerintah yang telah memberikan kesempatan kepada pihaknya untuk berpartisipasi dalam mengakselerasi kualitas pembiayaan permodalan untuk UMKM Indonesia.



















