Dukung Pariwisata Sungai, Dishub Dirikan Dua Halte Air

 

Lebih lanjut Erwin mengungkapkan kedua bangunan yang saat ini tengah dalam masa pengerjaan itu bukan bangunan liar. Namun itu merupakan bangunan milik pemko yang dibuat untuk membuat nyaman warga pengguna alat transportasi air.

“Nanti warga yang menggunakan perahu atau kelotok yang berjualan di sekitar pasar Sungai Lulut bisa dengan nyaman menyandarkan kelotoknya di sana,” bebernya.

Ia menambahkan, kedua shelter nanti disana akan dijadikan salah satu dermaga kelotok wisata yang membawa para wisatawan menyusuri sungai di kota Banjarmasin dan ke Pasar Terapung. Begitu juga untuk shelter air yang ada di kelurahan Sungai Jingah.

“Dishub akan bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin agar bisa memaksimalkan fungsi dari fasilitas umum milik pemerintah kota Seribu Sungai ini,” terangnya.

Pihaknya menargetkan kedua proyek pembangunan shelter air tersebut bisa selesai sebelum tanggal 1 Desember 2020. “Jika sudah selesai, nantinya akan kita koordinasikan kepada pihak kecamatan dan keluruhan setempat untuk mengelola dan merawat shelter air itu. Seperti pengelolaan parkir dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Reporter : Ahmad Yani

Editor : Didin Ariyadi

Pos terkait