Untuk kelengkapan syarat penerbangan, pihak Bandara juga telah menyediakan Rapid Tes dengan membayar Rp 150.000,- apabila ada penumpang yang belum mempunyai surat Rafid Tes yang diharapkan datang 2 jam lebih awal sebelum waktu keberangkatan .
“Kita berharap agar Bandara International yang sudah diresmikan sejak September 2019 ini bisa beroperasi dengan aman dan lancar dan bisa menjadi Bandara Alternatif apabila Ibu Kota Negara di Kaltim sudah aktif. Tetap menjalankan protokol kesehatan, sehingga pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan bertambah pesat,”pungkasnya.
Sebelum masuk ruangan, para awak media diperiksa dengan menggunakan protokol kesehatan standart yaitu dengan memeriksa suhu tubuh, menggunakan masker serta mencuci tangan dengan disenfectan. Hal ini dilakukan agar semua aman dan berjalan dengan lancar.
Reporter : Eddy Dharmawan
Editor : Yudha Aditya



















